Ini ada "himbauan" untuk para kuli tinta

--------------------Martin Manurung---------------------------
E-mail: [EMAIL PROTECTED] & [EMAIL PROTECTED]
Homepage: http://www.cabi.net.id/users/martin
_________________________________________
                "If anyone wants to be first,
  he must be the very last, and the servant of all"
-----Original Message-----
From: Samuel <[EMAIL PROTECTED]>
To: Admin GSJ <[EMAIL PROTECTED]>; Amir Sidharta
<[EMAIL PROTECTED]>; Asosiasi Perempuan <[EMAIL PROTECTED]>;
AUSTRALIA EMBASSY <[EMAIL PROTECTED]>; BALI POST <[EMAIL PROTECTED]>;
Forum LSM Aceh <[EMAIL PROTECTED]>; FPK MANADO
<[EMAIL PROTECTED]>; Jawa Pos <[EMAIL PROTECTED]>;
[EMAIL PROTECTED] <[EMAIL PROTECTED]>; Majalah Tempo <[EMAIL PROTECTED]>;
Prof.Dr. K T Sirait <[EMAIL PROTECTED]>; RADIO KLASIK <[EMAIL PROTECTED]>;
RADIO PRAMBORS <[EMAIL PROTECTED]>; rector <[EMAIL PROTECTED]>;
redaksi <[EMAIL PROTECTED]>; redaksi <[EMAIL PROTECTED]>; redaksi
<[EMAIL PROTECTED]>; ylbhi <[EMAIL PROTECTED]>; YLKI
<[EMAIL PROTECTED]>; waspada <[EMAIL PROTECTED]>; [EMAIL PROTECTED]
<[EMAIL PROTECTED]>
Cc: FE UI Today <[EMAIL PROTECTED]>; FEMINA <[EMAIL PROTECTED]>; fkusu
<[EMAIL PROTECTED]>; FORUM NU <[EMAIL PROTECTED]>; gama-net
<[EMAIL PROTECTED]>; George Aditjondro
<[EMAIL PROTECTED]>; info <[EMAIL PROTECTED]>; Jaap
C Levara <[EMAIL PROTECTED]>; Jakarta Post <[EMAIL PROTECTED]>;
kdpnet <[EMAIL PROTECTED]>; kompas <[EMAIL PROTECTED]>; LBH Palembang
<:[EMAIL PROTECTED]>; LBH-Palembang
<[EMAIL PROTECTED]>; [EMAIL PROTECTED]
<[EMAIL PROTECTED]>; Majalah Gadis <[EMAIL PROTECTED]>;
Majalah Pilar <[EMAIL PROTECTED]>; MAJALAH REM <[EMAIL PROTECTED]>;
MAJALAH SINAR <[EMAIL PROTECTED]>; MAJALAH TAJUK <[EMAIL PROTECTED]>;
Majalah Tempo <[EMAIL PROTECTED]>; Martin Manurung <[EMAIL PROTECTED]>;
MIMBAR BEBEAS <[EMAIL PROTECTED]>; Mulyana W. Kusuma
<[EMAIL PROTECTED]>; NETHERLAND EMBASSY <[EMAIL PROTECTED]>; pembaru
<[EMAIL PROTECTED]>; SiaR <[EMAIL PROTECTED]>; Solidaritas Mahasiswa
Kristen <[EMAIL PROTECTED]>; Solidaritas Nusa-Bangsa
<[EMAIL PROTECTED]>; Solidaritas Perempuan <[EMAIL PROTECTED]>;
[EMAIL PROTECTED] <[EMAIL PROTECTED]>; ylbhi <[EMAIL PROTECTED]>
Date: 18 Nopember 1998 0:00
Subject: BERTANGGUNGJAWAB ATAS TERBUNUHNYA 6 PAM


UNTUK REKAN WARTAWAN YANG PUNYA HATI NURANI TERHADAP INSIDEN SEMANGGI
HARAP USUT ITU PAM SWAKARSAyang di gerakkan ADI SASONO. SEBAGAI SATU
PENGHORMATAN
ATAS PAHLAWAN REFORMASI.

PARA WARTAWAN APAKAH ANDA BERANI ATAU PENAKUT ?
MAHASISWA SUDAH JADI MARTIR . JANGAN DARAH MEREKA TERCURAH SIA2 KARENA
WARTAWAN TAKUT MENULIS HAL YANG SEBENARNYA TTG PAM SWAKARSA DAN DALANG
ADI SASONO DAN EGGY SUJANA

SEPERTI GUS DUR BILANG DALANGNYA ADA DI KABINET JANGAN YANG BANYU WANGI
JUGA SAMA ORANGNYA.
APAKAH MENTAL WARTAWAN SAMA DENGAN MANTAL MAHASISWA?
atau wartawan kita takut mati ?
Saya tunggu terbitan majalah anda.
cuman 3 majalah yang saya agak berani : MAJALAH DR, MAJALAH TEMPO
,MAJALAH TAJUK.
KORAN : SUARA PEMBARUAN, MEDIA INDONESIA. Kompas (Setengah berani
kjarenaa  pernah di ancam KISDI), Suara merdeka boleh juga.
Maaf yach majalah yang lain karena anda masih takut sama rezim ini.
Tinggal saya pilih mana yang terbaik Majalah tempo, DR, TAJUK?
Saya tunggu terbitan anda.Saya cuman mau beli satu diantara 3 ini saja?
TEMPO apa benar anda tidak sekedar kembali??????????????????
Apa benar anda berani menbuka fakta?????
Apa benar majalah DR untuk demokrasi dan reformasi.?
Apa benar tajuk masihj berani atau takut sama KISDI?
Untuk wartawan sebelum menulis renugni dulu peristiswa semanggi
seandainay dia anka anda yang tertembak?Dan hari ini anda di beri
kesemaptran hidup oleh Tuhan.
Katakan sebenarnya.Ini sumbangan anda pada perjaungan mahasiswa
Indonesia

Bagaiman pendapat anda bung Jusfig dan bung George aditjondro dan
Goenawan mohamad atau bung Joyo @aol.com, atau ADmin GSJ??


salam haormat untuk wartawan
Sammy

Subject:
        [INDONEWS] SiaR---KELOMPOK CIDES HARUS
        BERTANGGUNGJAWAB ATAS TERBUNUHNYA 6 PAM
   Date:
        Mon, 16 Nov 1998 11:37:19 -0700
   From:
        "INDONews (a)" <[EMAIL PROTECTED]>
     To:
        [EMAIL PROTECTED]




----------------------------------------------------------
Visit Indonesia Daily News Online HomePage:
http://www.indo-news.com/
----------------------------------------------------------

SWAKARSA
Sender: [EMAIL PROTECTED]
Precedence: bulk

KELOMPOK CIDES HARUS BERTANGGUNGJAWAB ATAS TERBUNUHNYA 6 PAM SWAKARSA

        JAKARTA (SiaR, 16/11/98), Kelompok kajian sayap ICMI, Centre for

Information and Develompemnt Studies (Cides) harus bertanggungjawab atas

kematian 6 anggota pengaman (Pam) Swakarsa yang mereka kerahkan untuk
menghadapi demo mahasiswa. Hal ini diungkap sejumlah sumber SiaR di
Jakarta
Senin (16/11) pagi.

        Sumber SiaR menyebutkan, bahwa orang-orang CIDES semacam Adi
Sasono, Eggy
Sudjana dan Moh Jumhur Hidayat (Denci) bertanggungjawab atas rekrutmen
anggota Pam Swakarsa yang kebanyakan adalah petani, pemuda pengangguran
dan
para preman daerah. Mereka kebanyakan berasal dari pinggiran Jakarta
seperti
Karawang, Cianjur dan Pandeglang. Nama seorang aktivis yang dekat dengan
Adi
Sasono juga disebut-sebut, yaitu Edhi Santoso. Yang terakhir ini konon
bertanggungjawab atas perekrutan 200 pemuda asal Madura dan 200 pemuda
asal
Banten.

        Seperti diketahui pada Jumat (13/11) ratusan anggota Pam
Swakarsa
dikerahkan dari sejumlah tempat untuk memotong gerak mahasiswa yang
dimulai
seusai sholat Jumat. Beberapa kantung yang dijadikan markas barisan Pam
Swakarsa adalah Mesjid Istiqlal, Manggala Wanabhakti, Mesjid Al Azhar
dan
sebuah tempat dekat Mabes ABRI di kawasan Cilangkap.

        Para anggota Pam Swakarsa yang rupanya tak mengenal medan kota
Jakarta ini diturunkan dari berbagai kendaraan pengangkut antara lain
bus,
kijang pick up dan truk. Dengan membawa bambu runcing, klewang, samurai
dan
double stick mereka berupaya memotong gerak maju mahasiswa. Namum,
rupanya
warga setempat yang jengkel melihat sikap agresif Pam Swakarsa, segera
menyergapnya dengan lemparan batu.

        Di sejumlah kawasan seperti Benhil, Cawang dan Palmerah,
penduduk
malah bukan hanya melempari anggora Pam Swakarsa tapi juga mengejar
balik
dengan bersenjatakan klewang dan potongan besi. Anggota Pam Swakarsa
yang
tak menguasai medan berlarian menyelamatkan diri. Beberapa di antaranya
terjebak di perkampungan atau di jalan buntu. Warga lantas merajam dan
memukulinya. Di kawasan Cawang 3 anggota Pam Swakarsa meninggal di
tempat
sebelum sempat diselamatkan aparat keamanan.

        Hingga Sabtu pagi secara total ada 6 anggota Pam Swakarsa yang
meninggal dunia. Dua di antaranya dibawa ke kamar mayat RSCM, lainnya
dibawa
teman-temannya pulang.

        Seperti diketahui, ternyata Pam Swakarsa tak berada di bawah
satu
garis komando. Misalnya kelompok pemuda Tanjung Priok yang berada di
bawah
komando Faisal Biki menggunakan panji-panji Forum Penegak Keadilan dan
Konstitusi (Furkon). Ada juga barisan Madura di bawah komando Chalil
Badawi.
Masih juga ada sejumlah satuan Pam Swakarsa lainnya yang menggunakan
label
Islam untuk menghadapi mahasiswa. Konon, yang ikut bermain dalam
kesatuan-kesatuan "vigilante" ini selain orang-orang CIDES juga Kapolri
dan
Pangab Wiranto sendiri.

        Hanya saja terdapat perbedaan di antara satuan-satuan tersebut.
Baik
uang imbalan maupun fasilitas yang diterima. Tapi koordinasi dan
tanggungjawab yang paling jelek adalah yang direkrut oleh orang-orang
CIDES.***


----------
SiaR WEBSITE: http://apchr.murdoch.edu.au/minihub/siarlist/maillist.html

----------------------------------------------------------
Visit Indonesia Daily News Online HomePage:
http://www.indo-news.com/
----------------------------------------------------------

Mantan President RI Soeharto saat ini sudah berada di Jerman.
Bliau beserta rombongan kabur ke Jerman dikarekan merasa sudah
tidak aman lagi berada di Jl. Cendana.

Beliau sudah mengetahui sebelumnya apa yang akan terjadi di Ibukota,
karena ikut merekayasa dengan mengeluarkan dana untuk membiayai
para preman untuk "pam swakarsa", silahkan di check kepada Wiranto.

Wiranto ikut meloloskan Suharto di Bandara  JKT.

Kepada para wartawan silahkan untuk di check ke SetNeg atau ke BIA

Selamat reformasi.

++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++
Didistribusikan tgl. 16 Nov 1998 jam 22:41:30 GMT+1
oleh: Indonesia Daily News Online <[EMAIL PROTECTED]>
http://www.Indo-News.com/
++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++




Himbauan: Hormati pahlawan REFORMASI, Pasang bendera setengah tiang !

---------------------------------------------------------------------
To subscribe, email: [EMAIL PROTECTED]
To unsubscribe, e-mail: [EMAIL PROTECTED]
HI-Reliability low cost web hosting service - http://www.IndoGlobal.com 

Kirim email ke