Rekan2,

Kita harus waspada, sekarang ini banyak pihak-pihak yang ingin
memanfaatkan isu agama untuk kepentingan politiknya; dengan memanfaatkan

masyarakat yang masih bodoh secara politik dan juga secara agama, mereka

bisa mengerahkan massa beribu-ribu orang untuk melakukan tindakan2 yang
diinginkannya.

Saya sangat mengutuk eksploitasi ayat-ayat suci Al-Quran untuk
kepentingan politik seperti yang banyak terjadi sekarang ini (contohnya
adalah posting Sdr. Harun Al-Wakhid ini).

Islam adalah agama yang tidak bisa dipelajari secara sepotong-sepotong,
harus dipelajari secara keseluruhan. Pemahaman Islam secara
terpotong-potong akan membuat yang mempelajari tidak mengerti arti
sesungguhnya, malah akan ada ayat-ayat yang terkesan berlawanan arti.
Inilah yang menjadi celah bagi kelompok2 tertentu untuk memperalat
Islam. Dengan mengutip ayat2 suci secara sepotong-sepotong, arti
sesungguhnya dari ayat itu dibuat  menjadi bias.

Turunnya satu ayat itu mempunyai latar belakang yang luas: Pada saat itu

kondisinya bagaimana? Ayat itu ditujukan untuk siapa? Kelakuan umat pada

saat itu bagaimana? Dan masih banyak lagi... Malah, ayat Al-Quran itu
kadang2 tidak bisa diterjemahkan kata per-kata, karena ada ayat-ayat
yang mengandung pengertian konotatif yang bila tidak dianalisa secara
benar dapat disalahartikan.

Salah satu contoh sederhana adalah pada surat Al-Alaq: ayat pertamanya
berbunyi : "Iqra." ---> bacalah. Seorang awam yang menganalisa ayat
tersebut akan mengartikan ayat itu sebagai suruhan untuk belajar
membaca, itu saja. Tapi bila dilakukan penafsiran yang lebih mendalam
(dengan melihat latar belakang dan ayat2 selanjutnya dalam surat itu),
ayat itu bukan saja menyuruh untuk belajar membaca huruf2 diatas kertas,

tapi juga untuk membaca  / melihat kejadian-kejadian di alam semesta ini

dan mengetahui apa artinya...Mengapa bumi ini bisa ada? Apakah ada yang
menciptakan? Siapa yang menciptakan? Kok bisa ya...planet-planet itu
nggak bertabrakan? Siapa yang memberlakukan hukum alam semesta ini? Jadi

ayat itu sebenarnya menyuruh kita untuk membuka mata kita (membaca)
terhadap fenomena-fenomena yang terjadi di alam semesta ini.

Kembali pada posting saudara Harun tadi, ayat2 tersebut tidak bisa
diartikan secara sederhana begitu saja...lihat dulu ayat ini turunnya
kapan? Pada kondisi bagaimana? Dan bagaimana kelanjutan / pendahuluan
ayat2 lain dalam surat itu?

Saya bukan seorang ahli agama, pengetahuan saya tentang Islam juga bisa
dibilang "masih bau kencur"; namun pengetahuan saya cukup untuk
mengetahui  bahwa ayat-ayat yang di-posting saudara Harun itu bukan
untuk membenarkan saya memenggal kepala setiap orang beragama kristen
yang lewat depan saya, atau membakar gereja-gereja yang kebetulan saya
lewati!

Jadi saya menyarankan agar rekan2  waspada dan  tidak langsung
terpengaruh oleh posting2 berbau politik yang mengutip ayat2 suci
Al-Quran. Sebelum menarik kesimpulan dari pengkutipan Ayat-ayat suci,
sebaiknya kita mengerti betul latar belakang dan makna sesungguhnya dari

ayat2 tersebut.


Terima Kasih,





---------------------------------------------------------------------
To subscribe, email: [EMAIL PROTECTED]
To unsubscribe, e-mail: [EMAIL PROTECTED]
HI-Reliability low cost web hosting service - http://www.IndoGlobal.com 

Kirim email ke