Betul, tambah lagi kalo Golkar menyerang (27 Juli) kasusnya di peti
es-kan, sedangkan kalo Golkar "diserang" massa (suatu bukti bahwa rakyat
tidak suka) menjadi kasus nasional.

        -----Original Message-----
        From:   Maryadi [SMTP:[EMAIL PROTECTED]]
        Sent:   08 April 1999 9:42
        To:     [EMAIL PROTECTED]
        Subject:        [Kuli Tinta] beda Golkar & mahasiswa

        Mahasiswa yang mengemukakan pendapat di muka umum dengan sudah
mendapat ijin dari polisi dipukuli/dihajar oleh militer (ingat kasus mhs
Trisakti di depan kantor Hankam) sedangkan golkar yang mengadakan
pawai/kampanye tanpa ijin dari polisi dibiarkan begitu saja oleh yang
berwenang (tetapi dibubarkan oleh massa).
        Gejala apa ini ?

        MY 

______________________________________________________________________
To subscribe, email: [EMAIL PROTECTED]
To unsubscribe, e-mail: [EMAIL PROTECTED]

Indonesia Baru: berkeadilan tanpa kekerasan!


Kirim email ke