Assalamu'alaikum Wr Wb
Hari ini saya membaca di Jakarta Post artikel sebagai berikut:
Jacky Manuputih, a member of a fact-finding team from Protestant
Maluku Chruch, to The Jakarta Post by phone from Ambon that
Adam Matital, 32, was stabbed and beaten by two unidentified men
near the city's Yos Sudarso seaport on Thrusday morning.
"He was going to pick up a package carried by the Rinjani ship arriving
at seaport this morning when he was attacked by unidentified men."
Jacky said Adam managed to escape and sought refuge at a nearby
community health center.
Terjemahan bebasnya:
Jacky Manuputih, seorang team pencari fakta dari Gereja Protestan
Maluku, kepada The Jakarta Post lewat telepon dari Ambon mengatakan
bahwa Adam Matital, 32, ditusuk dan dikeroyok oleh dua orang tak
dikenal dekat Pelabuhan Kota Yos Sudarso pada Kamis pagi.
"Ia sedang mengambil paket dari kapal Rinjani yang datang ke Pelabuhan
itu tadi pagi ketika diserang oleh dua orang tak dikenal itu."
Jacky mengatakan bahwa Adam berhasil meloloskan diri dan minta
pertolongan pada puskesmas setempat.
Berita kriminal ini sama sekali tidak berarti jika dibandingkan
dengan penderitaan yang dialami oleh kaum muslimin di
Ambon. Saya mengusulkan agar ada orang-orang Islam terutama
yang berada di tempat kejadian (Ambon) agar juga menelepon ke
koran/majalah berbahasa Inggris untuk menjelaskan hal sebenarnya
sebagai counter attack. (Tidak perlu dengan bahasa Inggris bisa pakai
bahasa Indonesia saja).
Telepon The Jakarta Post adalah: 021 - 5483008 ext 4100 dan 4101
Hunting system: 021 -
5300476
Fascimile: 021 - 5492685
Demikian, terimakasih.
Wassalamu'alaikum Wr Wb
______________________________________________________________________
To subscribe, email: [EMAIL PROTECTED]
To unsubscribe, e-mail: [EMAIL PROTECTED]
Indonesia Baru: berkeadilan tanpa kekerasan!