Pandu wrote :
Pada hakekatnya setiap manusia tidak ada yang selalu  benar, paling
sempurna, tidak pernah buat salah, dll.
Sehingga bila ada orang yang berbuat salah ( cth : OEN KO SIONG ) dan
dia mengakui kesalahannya, menurut saya, pengakuan orang itu patut
diterima dan tidak perlu di panjang-panjangkan.

-------

---Dedi Elfira <[EMAIL PROTECTED]> wrote:
>
> Berdasarkan pengakuan Sdr OEN KO SIONG yang meminta maaf atas mail
> accountnya yang telah di salah gunakan orang lain tsb wajar rasanya
kita
> memberi maaf atas keteledoran itu tapi kalau tidak salah sudah
sering sekali
> rasanya kita membaca permintaan maaf atas alasan sejenis diatas.
Yang jadi
> pertanyaan kenapa ini sering terjadi ? apa karena kita kurang
> teliti/hati-hati atau security system tsb yang lemah.
> Mohon tanggapan rekan-rekan semua.
> 
>               ----------
>               From:  Dedi Sumardi[SMTP:[EMAIL PROTECTED]]
>               Sent:  10 Maret 1999 8:20
>               To:  '[EMAIL PROTECTED]'
>               Subject:  RE: [Kuli Tinta] OEN KO SIONG
> 
>               This message uses a character set that is not supported by
> the Internet Service.  To view the original message content,  open the
> attached message. If the text doesn't display correctly, save the
attachment
> to disk, and then open it using a viewer that can display the original
> character set.<<File: message.txt>>
> 
> ______________________________________________________________________
> To subscribe, email: [EMAIL PROTECTED]
> To unsubscribe, e-mail: [EMAIL PROTECTED]
> 
> Indonesia Baru: berkeadilan tanpa kekerasan!
> 
> 
> 
> 

_________________________________________________________
DO YOU YAHOO!?
Get your free @yahoo.com address at http://mail.yahoo.com


______________________________________________________________________
To subscribe, email: [EMAIL PROTECTED]
To unsubscribe, e-mail: [EMAIL PROTECTED]

Indonesia Baru: berkeadilan tanpa kekerasan!


Kirim email ke