Negative Spread diakibatkan karena beban bunga yang dibayarkan kepada 
nasabah / deposan lebih besar dari bunga yang diterima oleh suatu bank 
dari para debiturnya sehingga menyebabkan kerugian dari pendapatan 
bunga.

Salam..




>From: sound 98 <[EMAIL PROTECTED]>
>Reply-To: [EMAIL PROTECTED]
>To: [EMAIL PROTECTED]
>Subject: [Kuli Tinta] APA ITU NEGATIVE SPREAD ?
>Date: Tue, 16 Mar 1999 19:09:08 +0800
>
>
>Hi, Rekan Netter Yth.
>
>Barangkali ada yang mau menjelaskan arti dan dampaknya, bila pemerintah
>dalam hal ini BI. tertarik mengeluarkan "negative Spreads" dan mengapa
>merugikan negara "nombokin" sampai ber milyard rupiah ? Atas 
perhatiannya,
>makasih ya.
>
>Contoh kasus spt. berikut ini :
>
>NAMA BAIK ICAL DISELAMATKAN GINANDJAR
>
>        JAKARTA (SiaR, 16/3/99), Nama baik Aburizal Bakrie diselamatkan
>pemerintah dalam tindakanl likuidasi 38 bank swasta Sabtu (13/3) lalu.
>Sumber SiaR di Bank Indonesia menyebutkan, penundaan likuidasi selama 
dua
>minggu oleh Menko Ekuin, Ginandjar Kartasasmita, itu memang untuk
>menyelamatkan Bank Nusa Nasional (BNN) milik Aburizal Bakrie dari 
likuidasi.
>BNN tidak bisa sepenuhnya menyelamatkan diri dan ikut program 
rekapitalisasi
>seperti sembilan bank lainnya.
>
>        Pemerintah akhirnya hanya bisa membantu menyelamatkan nama baik
>Aburizal dari daftar orang tercela (DOT) dengan mengambilalih BNN.
>
>        Dengan keputusan itu Ical, panggilan akrab pengusaha Golkar 
yang
>dekat dengan Ginandjar itu, kehilangan banknya dan harus merelakan 
banknya
>dimiliki pemerintah. Namun pilihan itu cukup menguntungkan baginya 
karena
>BNN seharusnya masuk dalam daftar bank yang dilikuidasi.
>
>        Dibandingkan dengan Bank Papan Sejahtera (BPS) yang sebagian
>sahamnya dimilik Gus Dur, BNN sebenarnya tak memiliki manfaat ekonomi 
dan
>sosial. "Seharusnya yang lebih pantas diselamatkan bukan BNN namun BPS
>karena bank ini memiliki retail, terutama di bidang kredit perumahan 
yang
>luas. Nah, apa jasa BNN di dunia perbankan?" ujar seorang mantan 
bankir.
>
>        Kalangan bankir yang tak puas dengan keputusan pemerintah
>melikuidasi 38 bank juga heran dengan lolosnya BNN dari likuidasi dan 
malah
>diambilalih pemerintah. Mereka juga berpendapat, BNN tak pantas 
diselamatkan
>karena masih ada beberapa bank yang lebih pantas diselamatkan. "Ini 
jelas
>karena pertimbangan perkoncoan," ujar seorang bankir.
>
>        Mantan bankir yang dikutip tersebut mengatakan hanya untuk
>meyelamatkan sebuah bank yang pemiliknya dekat  dengan kekuasaan, 
pemerintah
>harus menunda likuidasi dua minggu yang mengakibatkan makin turunnya
>kepercayaan, kerugian triliunan rupiah karena negative spread selama 
dua
>minggu itu dan jatuhnya nilai rupiah terhadap dolar.
>
>        "Ini jelas tak benar. Hanya untuk kepentingan Bakrie, negara 
harus
>mengeluarkan uang triliunan rupiah untuk nomoboki negative spread dan
>intervensi untuk mengangkat kembali nilai rupiah," ujarnya.***
>
>" Kindness is a language that the deaf can hear 
>                               and the blind can see." 
>" Whatever you do,do it with kindness and love."
>
>______________________________________________________________________
>To subscribe, email: [EMAIL PROTECTED]
>To unsubscribe, e-mail: [EMAIL PROTECTED]
>
>Indonesia Baru: berkeadilan tanpa kekerasan!
>
>
>
>

Get Your Private, Free Email at http://www.hotmail.com

______________________________________________________________________
To subscribe, email: [EMAIL PROTECTED]
To unsubscribe, e-mail: [EMAIL PROTECTED]

Indonesia Baru: berkeadilan tanpa kekerasan!


Kirim email ke