Bung komkom ini memang merasa ngerti politik..

Saya setuju dengan bung Daniel: mendingan tidak ngerti politik daripada
tidak ngerti etika dan hati nurani. Soalnya kalau enggak ngerti politik,
masih bisa disebut manusia. Tapi kalau enggak ngerti etika, layak nggak
disebut manusia?

Martin Manurung <http://www.cabi.net.id/users/martin>
____________________________________________
Dukunglah Kampanye AGAMA untuk PERDAMAIAN!
Forum Mahasiswa untuk Kerukunan Umat Beragama (FORMA-KUB)
Kunjungi http://come.to/forma-kub  E-mail: [EMAIL PROTECTED]


-----Original Message-----
From: Raja Komkom S. <[EMAIL PROTECTED]>
To: [EMAIL PROTECTED] <[EMAIL PROTECTED]>
Date: 12 Juni 1999 22:48
Subject: Re: [Kuli Tinta] PAN: Kasihan bener



On Fri, 11 Jun 1999, Yap C.Young wrote:

> Upaya PAN menjual diri dan mengkhianati konstituennya dengan merayu
> berkoalisi dengan Golkar, dengan harapan menggolkan Capresnya, ternyata
> berbuntut menyedihkan.
>
> Pulang Kampus sajalah Mas Amien. Politik praktis bukan jalan hidup Anda.
> Atau keluarnya Anda dari ICMI memang bagian dari strategi Golkar untuk
> menjaring pihak yang berseberangan, yaitu pemuda dan mahasiswa kritis dan
> kalangan terpelajar?
>
Hehehehehe... ternyata cara fikir anda sangat parsial dan tidak runtut,
karena saya lihat anda membenarkan satu hal untuk membenarkan hal yang
lain, dibagian lain anda menyalahkannya, demikian sebaliknya.

Ternyata inti dari pendapat anda lebih condong ke sentimen agama juga
ternyata, hehehhee..... sampai bawa-bawa ICMI segala, dan strategi dari
Golkar segala, hehehehe... kasian sekali cara berfikir anda bung Yap.

Kelihatan dari  statement-statement anda, bahwa anda anda itu kurang
memahami politik itu kayak apa, hehehehe......mungkin anda perlu lebih
rasional dalam mendukung satu partai, karena saya khawatir  anda
memilih partai itu hanya dari sentimen agama saja, dan bukan kualitas dan
program-programnya, yah ... seperti statement-statement anda sebelumnya
tentang caleg Non-muslim. Hehehehe...kasihan sekali


peace for REFORMASI




______________________________________________________________________
To subscribe, email: [EMAIL PROTECTED]
To unsubscribe, e-mail: [EMAIL PROTECTED]

Sambut MASA DEPAN BARU Indonesia!






Kirim email ke