On Sun, 13 Jun 1999, Daniel H.T. wrote:

> At 19:24 12/06/99 +0700, "Raja Komkom S."  wrote:
> >
> >On Fri, 11 Jun 1999, Yap C.Young wrote:
> >
> 
> Saya tidak melihat ada faktor sentimen agama dalam komentar Sdr. Yap di
> atas. Justru sebaliknya, Anda. Sdr. Yap hanya menyebut nama ICMI, dan Anda
> langsung menuduhnya membawa-bawa sentimen agama. Apakah ICMI = agama?
>
ICMI = Ikatan Cendikiawan MUSLIM Indonesia.
                          ^^^^^^
                          MUSLIM=ISLAM nung Daniel. 
> 
> >Kelihatan dari  statement-statement anda, bahwa anda anda itu kurang
> >memahami politik itu kayak apa, hehehehe......mungkin anda perlu lebih
> >rasional dalam mendukung satu partai, karena saya khawatir  anda
> >memilih partai itu hanya dari sentimen agama saja, dan bukan kualitas dan
> >program-programnya, yah ... seperti statement-statement anda sebelumnya
> >tentang caleg Non-muslim. Hehehehe...kasihan sekali
> 
> Nah, kan benar. Orang lain tidak menyebut soal agama di sini. Anda yang
> terus mengkait-kaitkan agama. Terus menuduh orang lain demikian. Ini sih
> namanya "kumbang di seberang lautan tampak, gajah di pelupuk tidak tampak.
>

Paragraf saya yang itu merupakan kelanjutan dari paragraf sebelumnya. 

> Yang patutu dikasihabi sebenarnya Anda sendiri. Apalagi berpendapat
> mengabaikan etika boleh2 saja dalam berpolitik.
> 
Saya tidak mengabaikan etika bung Daniel, dan saya pun nggak akan pernah
mentolelir pengabaian etika dalam politik. Cuman saya kan kasih pandangan
bahwa dalam politik itu segala sesuatu bisa saja terjadi. Harapan saya
kita itu jangan terlalu maniak pada partai tertentu, karena dalam politik
segala sesuatu bisa terjadi, saya takut anda nanti kecewa dengan partai
pilihan anda sendiri.

Satu lagi, dalam posting saya sebelumnya saya kan udah bilang bahwa apakah
partai-2x seperti PDIP juga memakai etika yang benar waktu menyusun daftar
caleg-nya yang kontroversial itu ?.

Saya sendiri khawatir PDIP hanya menuntut etika politik dari orang
lain(PAN, misalnya), sementara mereka sendiri mengabaikan etika
politik terhadap rakyat ketika menyusun daftar caleg-nya.


Thkx.


______________________________________________________________________
To subscribe, email: [EMAIL PROTECTED]
To unsubscribe, e-mail: [EMAIL PROTECTED]

Sambut MASA DEPAN BARU Indonesia!






Kirim email ke