Alangkah indahnya seandainya masih ada data tambahan mengenai kekayaan
beliau sewaktu menjabat sebagai wakil gubernur Sul Sel. Atau sekarang yang
sedang disorot rumah mewah beliau yang di Ujungpandang & Jakarta.
> ----------
> From: Daniel H.T.[SMTP:[EMAIL PROTECTED]]
> Reply To: [EMAIL PROTECTED]
> Sent: Sunday, June 13, 1999 11:39 PM
> To: [EMAIL PROTECTED]; [EMAIL PROTECTED]
> Subject: [Kuli Tinta] Ghalib di Pengadilan
>
> Alkisah setelah terjadi pergantian pemerintahan yang baru. Banyak sekali
> pejabat2 tinggi di masa rezim Orde Baru, maupun Orde Baru berbaju Orde
> Reformasi diadili. Salah satunya adalah Andi M. Ghalib, mantan Jaksa
> Agung.
> Tetapi rupanya bakatnya yang suka bicara muter-muter tidak meninggalkan
> kepribadiannya di sidang pengadilan. Sehingga jalan pengadilan terasa
> berlarut-larut, menyita enerji dan waktu.
>
> Tetapi berkat kerja keras para jaksa dan hakim yang benar-benar bisa
> diandalkan dan bukti-bukti yang dikumpulkan oleh masyarakat, terutama dari
> ICW, Ghalib tidak bisa mengingkari lagi dakwaan korupsi yang ditujukan
> kepadanya.
>
> Di sidang pengadilan yang terakhir, sidang berjalan teramat sangat mulus.
> Karena Ghalib mengakui semua yang didakwa kepadanya. Tidak ada secuil pun
> yang diingkarinya. Namun demikian tidak urung membuat hakim ketua jengkel
> juga. Sambil melepaskan kacamatanya, dia berkata kepada Ghalib: "Mengapa
> sejak awal Anda tidak mau mengakui saja seperti sekarang? Sehingga kita
> semua tidak buang2 enerji dan waktu!?"
>
> Dengan tenang Ghalib menjawab: "Tadinya saya mengira saya tidak bersalah.
> Tetapi setelah jaksa ternyata mampu memnunjukkan bukti-bukti itu, saya
> baru
> sadar, ternyata saya memang bersalah!"
>
>
> Daniel H.T.
>
>
>
> ______________________________________________________________________
> To subscribe, email: [EMAIL PROTECTED]
> To unsubscribe, e-mail: [EMAIL PROTECTED]
>
> Sambut MASA DEPAN BARU Indonesia!
>
>
>
>
>
>
>
______________________________________________________________________
To subscribe, email: [EMAIL PROTECTED]
To unsubscribe, e-mail: [EMAIL PROTECTED]
Sambut MASA DEPAN BARU Indonesia!