-----Original Message----- From: Rohiyat, Endang [SMTP:[EMAIL PROTECTED]] Sent: 14 Juni 1999 11:36 To: balita-anda Subject: [balita-anda] Dioxin Importance: High Bapak/Ibu Yth. Mohon artikel di bawah ini dicermati dgn seksama dan patut jadi perhatian kita. Saya dapat dari Media Indonesia tgl 12 Juni 1999. -------- Produk Makanan Eropa Terkontaminasi Dioxin akan Dilarang ------------------------------------------------------------------------ JAKARTA (Media): Pemerintah akan melarang beredarnya produk makanan hasil peternakan dari Eropa yang dipasarkan di Indonesia bila mengandung bahan kimia dioxin yang berbahaya bagi kesehatan manusia. Demikian dikatakan Menteri Pertanian Soleh Solahudin kemarin di Jakarta. Mengutip data Deptan, selama ini volume impor produk makanan Eropa relatif sedikit. Yang sedikit menonjol, daging sapi Prancis. "Deptan akan memeriksa sekarang apakah ada produk makanan hasil peternakan segar maupun manufaktur yang mengandung dioxin yang diimpor dari Eropa, terutama Belgia. Kalau ada, kita akan larang," katanya. Soleh tidak menjelaskan sejauh mana pemeriksaan itu sudah dilakukan. ia hanya menegaskan bukan tidak mungkin pihaknya akan memerintahkan importirnya menarik barang yang terkontaminasi. "Beberapa minggu lalu saya ada di Belgia. Semua stok telur dan ayam di hotel-hotel serta perumahan ditarik dan dimusnahkan. Bisa saja kita lakukan hal itu." Menperindag Rahadi Ramelan mengatakan pihaknya belum bisa mengambil sikap. "Saya kurang paham bahan kimia itu berbahaya. Tapi jika Menteri Kesehatan meminta saya melarang impor makanan terkontamisasi dioxin] maka akan saya hentikan impor itu," katanya kemarin di sini. Dioxin adalah bahan kimia beracun yang disebut persistent bioaccumulative toxin seperti mercury yang tak dibentuk oleh tumbuhan atau hewan. Bahan ini terikat di jaringan lemak dan tak bisa dipindahkan. Bila seorang terkontaminasi, dioxin bisa bertahan tujuh tahun dalam tubuh, dan menyebabkan penyakit kanker, reproduksi serta sistem saraf. WHO mentolerir tubuh manusia bisa mengkonsumsi satu sampai empat mikrogram dioxin per kg berat badan. Sekretaris Eksekutif Yayasan Lembaga Konsumen Indonesia (YLKI) Endah Sukmaningsih menganjurkan agar masyarakat memakai ASI bagi balita sambil menunggu pemeriksaan pemerintah. Anjuran ini guna menghindari bila kemungkinan susu formula terkontaminasi. YLKI minta Depperindag segera menyetop sementara impor produk manufaktur peternakan asal Eropa seperti di Malaysia. YLKI juga mendesak Deptan memperketat pemeriksaan karantina hewan, serta Ditjen POM Depkes meneliti makanan asal Eropa. Produk Eropa yang sudah dilarang di Malaysia, antara lain -- mentega atau keju -- merk Lurpak, Kerrygold, President, Emborg, Laughing Cow, Boursin MD, Danland, M Babybel, Port Salut, Kin, Cowhead Yoghurt, dan Kool Yoghurt. -- Es krim -- merk Movepick. -- Cokelat -- merk Van Houten, Tablerone, Andes, Tronky, Kinder, Ferreor Rocher, Swiss Deli, Ritter S, Garfield, Droste, Toffifee, After, Lindt, Riva, Merci, dan Harrington. -- Susu bubuk -- merk Sustagen, Milkmaid Calcium, Enfapro, Enfalac, Nan 1, Nan HA, Nan 2 Bifidus, Promil, S26, Frisosoy, Nursoy, Olac, HN25, Isormil,Frisogrow, Enfragrow, Frisomel, Neslac Bifidus, Mamex Mamil, Similac Follow On, Similac Infant, Frisolac, Protimex, Dumex MamaPlus, Kanny, Formance, Mama Sustagen, dan Frisocream. -- Biskuit -- merk Royal Danish, Riberhus,Oxford, Walkers, Mc Vitie's Loacker, Forever Friends, Carr's, Mr Day,Tiffany, Hdlema, Deluxe Choc Chips Cookies dan 454g. -- Daging kaleng -- merk Libby's. -- Bumbu-bumbuan -- merk Heinz weigh watcher, Heinz light mayonaise, Heinz salad cream, Nestle Cream 170g. Produk sop merk Knorr Soups of the World, Erin Hot Cup-Cream of Chicken, Erin Packet Soups-assorted dan sebagainya. (ST/Uut/U-1) ______________________________________________________________________ To subscribe, email: [EMAIL PROTECTED] To unsubscribe, e-mail: [EMAIL PROTECTED] Sambut MASA DEPAN BARU Indonesia!
