Rabu, 16 Juni 1999 Amien Tidak Lagi Termotivasi Menjadi Presiden Tidak Masalah Mega Presiden Reporter: Sigit Widodo detikcom, Jakarta - Ketua Umum Partai Amanat Nasional (PAN), Amien Rais, mengaku tidak lagi termotivasi untuk mencalonkan diri menjadi Presiden RI. Perihal ini diungkapkan Amien di Teater Utan Kayu, Rawamangun, Jakarta Timur, Rabu (16/06/1999). Walaupun mangaku agak kecewa dengan hasil perolehan suara partainya, Amien percaya pada hasil sementara perhitungan suara. "Saya kira hasil itu cukup fair," ujar Amien di depan puluhan wartawan asing. Amien yang hadir dengan setelah biru-biru siang itu tampak terlihat sedih. "Saya juga mengucapkan terima kasih kepada pihak-pihak yang tetap memberikan support kepada PAN," Karena itulah Amien mengaku tidak lagi termotivasi mencalonkan diri sebagai Presiden RI. "Realistis, lah," tutur Amien masih dengan mimik sedih. Namun karena rapat pimpinan PAN sudah mencalonkan dirinya sebagai Presiden, dia tetap akan mencalonkan diri. Dalam Sidang Umum MPR mendatang Amien mengaku akan tetap memainkan peranannya. "Agar Reformasi Total dapat tercapai," ujar Amien. Amien juga menampik kemungkinan pencalonannya sebagai Presiden oleh partai lain. Menurut Amien jika namanya disebutkan dalam Sidang Umum itu merupakan suatu mukjizat. "Saya sendiri termasuk orang yang rasional, tidak percaya pada mukjizat," ujar Amien. Bagimana jika mahasiswa meminta Amien menjadi Presiden? "Saya akan menolak, itu tidak bijaksana," ujar Amien. Dalam kesempatan ini Amien juga menyatakan tidak keberatan jika Megawati terpilih menjadi Presiden. "Prinsipnya siapapun asal terpilih secara demokratis harus didukung," ujar Amien. Namun Amien mengingatkan Mega untuk melakukan agenda Reformasi. "Seperti amandemen UUD 45, pencabutan dwi fungsi ABRI dan melakukan peradilan terhadap Soeharto," ujar Amien. Jika terjadi deadlock dalam Sidang Umum mendatang, Amien menolak figur alternatif seperti Sri Sultan HB X atau Nurcholish Madjid. "Tidak pantas memilih orang di luar MPR karena tidak bisa dimintakan pertanggungjawaban," ujar Amien. Hak Cipta � detikcom Digital Life 1999 Daniel H.T. ______________________________________________________________________ To subscribe, email: [EMAIL PROTECTED] To unsubscribe, e-mail: [EMAIL PROTECTED] Sambut MASA DEPAN BARU Indonesia!
