MOHON DISEBARLUASKAN


KAMI sedang membangun sebuah perpustakaan desa yang ditujukan untuk
kalangan yang kurang mampu di Desa Jati Murni - Pondok Gede.  Sasarannya
adalah anak-anak putus sekolah,  atau mereka yang orangtuanya kurang mampu,
mulai dari usia sekolah hingga remaja.  

Desa ini terletak agak ke dalam, di belakang perumahan Bina Arlin - Pondok
Gede, dan mayoritas adalah penduduk aseli yang sudah turun temurun tinggal
di sana, bertani (buah-buahan) dan beternak lele.  Kawasannya sangat asri,
dan kalau musim rambutan tampak indah sekali.  Namun begitu penduduk aseli
makin terdesak oleh pendatang.  Anak-anak mulai putus sekolah dan
satu-satunya yang dapat dikerjakan tampaknya hanya menjadi tukang ojek,
motornya didapat dari hasil jual tanah.  
Tanpa bacaan dapat dibayangkan apa yang akan dialami oleh anak-anak muda
ini dikemudian hari.  Tentu saja mereka juga berhak atas masa depan
Indonesia yang kita impikan, bukan?


Untuk membangun perpustakaan ini KAMI MEMBUTUHKAN ULURAN TANGAN PARA
SAHABAT.  Sebidang tanah sudah disediakan, meski tidak terlalu besar. 
Pengurus dari kalangan remaja setempat sudah terbentuk.   Buku-buku masih
terbatas, hadiah dari sebuah penerbit.    Apa saja barang-barang yang tidak
terpakai bisa Anda kirimkan kepada saya, atau kami akan mengirim orang
untuk mengambilnya:  Buku bacaan, komik, novel, buku-buku teknik-teknik
beternak/bertanam, hingga bangku, rak/lemari buku, tikar, mesin ketik,
komputer bekas, tripleks,  semen atau apa saja yang dapat didaur ulang atau
dipakai.  Langganan gratis koran atau majalah dari para kuli tinta atau
para bos kuli tinta diterima dengan senang hati.  

Contact Person:  Dr. Rhenald Kasali, program MMUI
                email: [EMAIL PROTECTED]

Lokasi perpustakaan:  Koperasi Pundi Arta 
                         Jalan Mushola II  (depan rumah Bapak Hery)
                         Jati Murni - Pondok Gede Bekasi











 Di Desa Jati Murni - Pondok Gede yang masih asri dan rimbun banyak
penduduk Jakarta (umumnya penduduk aseli setempat) yang tidak mampu.  Rumah
mereka sederhana, sebagian malah beralas tanah, dan banyak anak-anak putus
sekolah, atau kalaupun sekolah tak punya bacaan yang memadai.  
 

______________________________________________________________________
To subscribe, email: [EMAIL PROTECTED]
To unsubscribe, e-mail: [EMAIL PROTECTED]

Sambut MASA DEPAN BARU Indonesia!






Kirim email ke