Bung Abdullah, Subhanallah. Saya nggak berhak atas pujian itu. Saya sangat yakin itu adalah kedalaman visi Anda menemukan sendiri values yang bahkan sayapun nggak menyadarinya. Paling banter itulah tawashul bil haq. Hari ini keindahan bursa Capres bertambah dengan dimunculkannya Prof Amien Rais oleh kubu Fraksi Islam, lengkap dengan prakiraan hitungan kursi, yang membuat pentas MPR makin semarak. Nampaknya grass root lebih dewasa berpolitik, karena ternyata mereka tidak segelisah para elitis, walaupun mengikuti perkembangannya. Mereka lebih punya ketahanan jiwa dalam kepasrahan yang tulus pada Illahi. Berada beberapa hari ditengah mereka sungguh memberi keteduhan. Saya mendapat penguatan dari sorot mata dan langkah pasti mereka menjejaki hari depan, yang banyak elit tidak meyakininya. Wassalam, Yap. >From: "Abdullah Hasan" <[EMAIL PROTECTED]> >Reply-To: [EMAIL PROTECTED] >To: "Mimbar Bebas" <[EMAIL PROTECTED]>,"Kuli Tinta" ><[EMAIL PROTECTED]> >Subject: [Kuli Tinta] FORMULA-nya YAP >Date: Sun, 4 Jul 1999 20:13:44 +0700 > >Para Netters, >Mau tidak mau saya salut sekali pada tanggapan sdr. Yap. Santun, matematis, >indah, dan kena. Saya, yang tidak menjagoi Mega, jadi paham betul isi >kepalanya. Saya jadi ngerti bahwa dia punya point kuat dan tidak dalam >keadaan "mabuk". > ><deleted> >Wassalam. >Abdullah Hasan. > > ______________________________________________________ Get Your Private, Free Email at http://www.hotmail.com ______________________________________________________________________ To subscribe, email: [EMAIL PROTECTED] To unsubscribe, e-mail: [EMAIL PROTECTED] Sambut MASA DEPAN BARU Indonesia!
