Partai Islam punya rencana.

Partai-partai Islam yang suaranya centang-perenang, bikin gerakan untuk
menyatusuarakan suara mereka di MPR nanti, apalagi kalau tidak untuk
menjegal agar perempuan tak jadi presiden. Juga mereka bilang, tak akan
mendukung Habibie. Kalau boleh, Amien Rais akan mereka calonkan untuk
posisi RI-1 tersebut. Berdasarkan itungan, dengan PPP yang masih sempat
nangkring di 5 besar, kalau ditambah partai Islam lain, lebih-lebih
kalau PKB dan PAN suka gabung, maka suara PDI-Perjuangan bukan lagi
apa-apa.

Sejauh itu, tak soal. Memang seharusnyalah begitu. Meski tak melakukan
stembus-accord, atau koalisi, kalau soal perempuan-jadi-presiden, maka
fatwa ulama-ulama mereka mesti dinomorsatukan. Untuk urusan yang lain
lagi, itu soal belakangan.

Tetapi, boleh dong aku punya dugaan. begini :

Pencalonan mas Amien sebagai caprez mereka tak lebih sekedar godaan.
Jika mas Amien suka, maka segenap suara PAN pasti akan mendukung
kumpulan tadi. Bagaimana PAN mau gabung, kalau tak ada urusannya dengan
mas Amien, bukan?

Taruhlah mas Amien jadi orang yang tak tahu malu (saya yakin integritas
beliau tidak akan tergadai begitu enteng), maka mas Amien akan setuju
untuk dicalonkan. Dan suara PAN pun akan masuk kantong. Demikian halnya
sebagian orang PKB yang bisa dikipas-kipas sedikit itu.

Dalam keadaan seperti itu, maka jangan harap PDI-Perjuangan bisa minta
PKB dan PAN untuk bikin koor. PDI-Perjuangan hanya akan punya suaranya
sendiri, yang kalau ditambah partai-partai nasionalis tetap saja tak
banyak berkutik.

Ada tiga kubu ?
Dengan kekuatan merata?
Bagus sekali !!!

Cuma ....

Sebaik PAN (dan mungkin sebagian PKB) menempatkan suara di mas Amien,
maka gemrudug suara PPP dan partai Islam lain akan masuk ke kantung
Habibie. Siapa bisa mencegah? Pan pun tidak bisa mencegah.
One-man-one-vote terbuka atawa tertutup.

Dengan begitu, urutan pertama akan ditempati Habibie, dua Megawati, dan
tiga Amien Rais. Maka ngaplo-lah para PAN yang sudah kadung ketipu oleh
avonturismenya HZ. Dia sedang pesan tempat untuk duduk di kabinet.
Boleh jadi waprez, lah, kalau HBB bisa dipresidenkan oleh 'tambahan'
suara dari partai-partai Islam yang dikoordinasinya itu.

Singkatnya, ini adalah strategi baru, untuk mencoba melepas ikatan PAN
dan PKB dari Deklarasi Ciganjur. Soalnya, kalau PDI-Perjuangan plus PKB
dan PAN, serta separuh dari UD dan UG, dan mungkin ABRI, tak ada suara
mana pun yang bisa membendungnya.

Catat tebakanku ini. namanya juga tebakan, bisa juga luput. 

GIGIH

_________________________________________________________
Do You Yahoo!?
Get your free @yahoo.com address at http://mail.yahoo.com


______________________________________________________________________
To subscribe, email: [EMAIL PROTECTED]
To unsubscribe, e-mail: [EMAIL PROTECTED]

Sambut MASA DEPAN BARU Indonesia!






Kirim email ke