Usul ini saya lemparkan setelah melihat tidak berhasilnya
pihak yg berwenang meredam masalah tawuran ini.
Saya sangat percaya, bahwa masalah seragam sekolah ini
akan sangat ampuh meredam masalah tawuran.
Jangan lupa, kalau mereka dalam waktu libur bertemu
dibioskop, toko buku, cafe tenda, atau mall, pasti tidak
akan ber-tawuran.
Tetapi bila mereka ketemu dijalan dg memakai 'SERAGAM PUTIH ABU2"
kemungkinan terjadinya tawuran sangatlah besar.
Itu dasar dari pemikiran saya.
Salam,
bRidWaN
At 11:07 PM 7/27/99 +0700, Phantom Stranger wrote:
>From: Franca A.S. Wenas <[EMAIL PROTECTED]>
>> Kami mau sedikit sumbang pikiran.
>> Kenakalan remaja melalui tawuran itu bisa disebabkan oleh hal-hal yang
>> berbau kesetiakawanan, rasa keadilan & rasa sok jagoan tanpa (mau)
>> mengerti/memahami permasalahan yang sebenarnya, benar atau tidak.
>> Kebenaranyapun diukur menurut otak & emosi mereka. Selain itu juga faktor
>> historis yang tidak dapat dihilangkan, sekali sudah bermusuhan, akan tetap
>> musuh.
>------------
>jadi permasalahan intinya adalah di pola pemikiran mereka ya?
>jadi ya itulah yang harus di'perbaiki'...mengenai masalah baju seragam, saya
>kira itu hanya bisa 'mengalihkan' saja..tapi gak bisa menyelesaikan
>permasalahannya..
>
>sebab lain mungkin tekanan2 yang dirasakannya di rumah, sekolah, pergaulan,
>dll..
>
>> Sisi lain yang mungkin perlu diterapkan, ialah ketegasan kita semua,
>> termasuk aparat keamanan, hukum & pendidikan.
>> Mereka yang sudah tertangkap tangan sudah seharusnya segera dijatuhi
>> hukuman, baik disekolah atau diluar sekolah. Seperti, dirumahkan, hukuman
>> sekolah, dikeluarkan, dimasukkan ke panti anak nakal, bahkan sampai di
>> penjara.
>--------------
>saya setuju dengan ketegasan..
>tapi saya ragu, apakah hukuman bisa menyelesaikan masalahnya?
>
>
>
>______________________________________________________________________
>If you want to subscribe or unsubscribe, send an empty email;
>To subscribe: [EMAIL PROTECTED]
>To unsubscribe: [EMAIL PROTECTED]
>
>Sambut MASA DEPAN BARU Indonesia!
>
>
>
>
>
>
>
>
>
>
______________________________________________________________________
If you want to subscribe or unsubscribe, send an empty email;
To subscribe: [EMAIL PROTECTED]
To unsubscribe: [EMAIL PROTECTED]
Sambut MASA DEPAN BARU Indonesia!