Saya rasa komentar ini terlalu dini.
Ini menurut saya pribadi.
Masih banyak komentar 'dini' lainnya,
seperti motif poros tengah, peran AR
dikubu Habibie, komitmen Ciganjur,
Komunike Paso dan lain-lain.
Tapi apalah gunanya dibahs secara amatiran ?
Jadi kita tetapkan saja pada keyakinan
kita masing-masing.....
Nanti sejarah yang akan mencatat...
(eh, apa kita masih punya sejarah ya?)
Salam,
bRidWaN
At 07:34 AM 8/13/99 JAVT, Yap C. Young wrote:
>Ah Anda bercanda bung. Tapi saya senang canda Anda, karena pasti
>memancing komentar kualitas active listening Anda, lalu Anda
>masuk dengan jurus sebenarnya, ha ha haaa
>
>Ok, sementara saya nggak komentar dulu, supaya nggak jump
>to the conclusion. Biar rame sesuai skenario Anda gitu.....
>
>Let's wait.
>
>Yap
>(makin banyak mainan baru yaaa)
>>From: Sam <[EMAIL PROTECTED]>
>>Date: Fri, 13 Aug 1999 22:03:04 +0700
>>
>>Akhirnya .....
>>
>>Ya, akhirnya terbukalah sandiwara politik terbesar abad ini.
>>Jauh sebelumnya aku sudah katakan bahwa PDIP akan gandengan dengan
>>Golkar, dan terbukti sudah Kamis malam ini
>>Ternyata yang ditembak cuma 'sesuatu' toh ?
>>
>>Ternyata motto bahwa sesama kekuatan Sekuler dilarang saling mendahului
>>masih berlaku. Terutama buat menggulung Poros Tengah,
>>
>>Jadi formasinya : PDIP Plus Golkar di pemerintahan, dan Poros Tengah di
>>Oposisi. Dan PKB dapat Menteri Agama.
>>
>>
>>Lam Salam
______________________________________________________________________
If you want to subscribe or unsubscribe, send an empty email;
To subscribe: [EMAIL PROTECTED]
To unsubscribe: [EMAIL PROTECTED]
Sambut MASA DEPAN BARU Indonesia!