Kalau 'matahari' dengan pancaran sinarnya yang cuma '7 persen', mana
bisa disebut menyengat. Terasa pun, tidak.

Sikap terlalu percaya diri, tanpa mengukur kekuatan yang sebenarnya,
tak cuma membuat terjerembab di pemilu, tetapi juga malu ati untuk
menghentikan kebiasaan tepuk dada. Dan kemana-mana masih dengan mimpi
yang serupa. Mau bangun takut impiannya buyar. Biar udah siang pun,
masih maksain tidur.

Benar Sam bilang, bukan PAN yang bingung, tetapi aku. Benar-benar aku
bingung terhadap AR, kenapa dia 'mbingungi' seperti itu?

Ada beDoer, ada Komkom, dua-duanya ITB. Kompak sekali para ITB-wan ini.
Ya gitu, rukun.


--- Abdur Rahim <[EMAIL PROTECTED]> wrote:
> 
> On Mon, 16 Aug 1999, Raja Komkom Siregar wrote:
> 
> > On Mon, 16 Aug 1999, bRidWaN wrote:
> > > 
> > > Hhmm........kita sedang bicara-in PAN atau AR ?
> > > Jangan2 sebentar lagi ada PAN putih atau PAN
> hitam.....:)
> > 
> > PAN biru laut, PAN biru langit....
> > PAN biru laut, kemerah-merahan.... kayaknya kelaut
> aje ya....
> > PAN biru langit, ditutupi Mega, jadi meganya mesti
> di hilangin dari
> > pandangan.
> 
> pan gue udah bilang kemaren, kalo mega diarepin ama
> pekerja kasar utk
> melindungi diri dari cahaya yg menyengat :)
> 
> beDoer
> 
> 
>
______________________________________________________________________
> If you want to subscribe or unsubscribe, send an
> empty email;
> To subscribe: [EMAIL PROTECTED]
> To unsubscribe:
> [EMAIL PROTECTED]
> 
> Sambut MASA DEPAN BARU Indonesia!
> 
> 
> 
> 
> 
> 
> 
> 
> 

_________________________________________________________
Do You Yahoo!?
Get your free @yahoo.com address at http://mail.yahoo.com


______________________________________________________________________
If you want to subscribe or unsubscribe, send an empty email;
To subscribe: [EMAIL PROTECTED]
To unsubscribe: [EMAIL PROTECTED]

Sambut MASA DEPAN BARU Indonesia!







Kirim email ke