Oh.. , Om komkom dan Om beDoer itu dari ITB to....?

Ah... baru tahu aku... kalau kemarin pura-pura ngak tahu fisika.

Gimana nih Om,  mhs ITB sekarang koq mlempem...? Apa karena alumninya bisa
merambah kemana-mana bahkan diluar bidang engineering. Farid yang di BPPN
itu malah switch ke Finance. Rizal Ramli juga switch ke ekonomi. Itu kan
menunjukkan kehebatan model pendidikan ITB kan Bung? Eh.. Soekarno dan
Habibie dulu juga dari ITB.


----- Original Message -----
From: GIGIH NUSANTARA <[EMAIL PROTECTED]>
To: <[EMAIL PROTECTED]>
Cc: <[EMAIL PROTECTED]>
Sent: 18 August 1999 10:53
Subject: Re: [Kuli Tinta] Golkar baru....!


Kalau 'matahari' dengan pancaran sinarnya yang cuma '7 persen', mana
bisa disebut menyengat. Terasa pun, tidak.

Sikap terlalu percaya diri, tanpa mengukur kekuatan yang sebenarnya,
tak cuma membuat terjerembab di pemilu, tetapi juga malu ati untuk
menghentikan kebiasaan tepuk dada. Dan kemana-mana masih dengan mimpi
yang serupa. Mau bangun takut impiannya buyar. Biar udah siang pun,
masih maksain tidur.

Benar Sam bilang, bukan PAN yang bingung, tetapi aku. Benar-benar aku
bingung terhadap AR, kenapa dia 'mbingungi' seperti itu?

Ada beDoer, ada Komkom, dua-duanya ITB. Kompak sekali para ITB-wan ini.
Ya gitu, rukun.


--- Abdur Rahim <[EMAIL PROTECTED]> wrote:
>
> On Mon, 16 Aug 1999, Raja Komkom Siregar wrote:
>
> > On Mon, 16 Aug 1999, bRidWaN wrote:
> > >
> > > Hhmm........kita sedang bicara-in PAN atau AR ?
> > > Jangan2 sebentar lagi ada PAN putih atau PAN
> hitam.....:)
> >
> > PAN biru laut, PAN biru langit....
> > PAN biru laut, kemerah-merahan.... kayaknya kelaut
> aje ya....
> > PAN biru langit, ditutupi Mega, jadi meganya mesti
> di hilangin dari
> > pandangan.
>
> pan gue udah bilang kemaren, kalo mega diarepin ama
> pekerja kasar utk
> melindungi diri dari cahaya yg menyengat :)
>
> beDoer
>
>
>











______________________________________________________________________
If you want to subscribe or unsubscribe, send an empty email;
To subscribe: [EMAIL PROTECTED]
To unsubscribe: [EMAIL PROTECTED]

Sambut MASA DEPAN BARU Indonesia!







Kirim email ke