Assalamualaikum.
Bung Ridwan, marilah kita berbaik sangka. Insya Allah hidup kita senantiasa dalam
lindunganNya.
Saya yakin kebenaran akan terkuak juga pada akhirnya.
Dalam kasus ini, saya dalam kegalauan seperti yang digambarkan dalam analisa bung
Aswat. Saya sangat menunggu jawaban bung Sams yang tanpa emosi, dengan data yang lebih
akurat untuk menggugurkan data bung Hiik.
Untuk kemungkinan dijerat hukum, walaupun bisa ditracking siapa netter-nya, mungkin
masih kesulitan juga dengan sahnya alat bukti. Karena perangkat hukum kita masih
sangat terbatas. Belum seperti Malaysia, yang sudah punya ISA (Internal Security Act).
Saya tidak tahu apakah UU KKN yang sedang dibahas di DPR memuat juga masalah ini.
Lagipula kalau ternyata si Hiik yang benar, akan jadi bumerang bagi banyak orang.
Apalagi si Hiik juga mengomentari jawaban yang didapat bung Sams dari Bapak Amien Rais
dengan jawaban yang masuk akal. Mungkin desakan agar pak Amien memberi bantahan yang
jelas atas kasus ini dan dimuat dimedia massa yang beredar di Bandung akan sangat
effektip untuk menggugurkan seluruh alibi si Hiik dan membuat kita semua lega. Kecuali
kalau kemudian datang bantahan dari pembaca.
Itulah resikonya menjadi tokoh, dengan sedikit kekeliruan akan bisa berakibat fatal.
Agar tidak meluas masalahnya, kita kembalikan saja milis ini sebagai wadah saling
tukar informasi dan adu argumentasi saja, untuk menambah pengetahuan kita. Bukan adu
emosi.
Tetapi Insya Allah saya akan senantiasa melihat dengan mata hati terbuka. Terima kasih
dan mohon maaf kalau tidak berkenan.
Wassalam
Abdul Fatah
On Sun, 05 September 1999, bRidWaN wrote:
>
> Kata orang, di-Indonesia saat ini tengah berkembang
> suatu keadaan dimana kalau "GOSIP" artinya 'BENAR',
> kalau "BERITA", itu artinya malah "ENGGA BENAR".
>
> Mudah-mudahan sih ini ngaco ya, sebab kalau engga
> nanti Koran / Majalah engga laku lagi ...:)
>
>
> Salam,
> bRidWaN
>
______________________________________________________________________
Untuk bergabung atau keluar dari Milis, silakan LAKUKAN SENDIRI
dengan mengirim e-mail kosong ke alamat;
Bergabung: [EMAIL PROTECTED]
Keluar: [EMAIL PROTECTED]
Sambut MASA DEPAN BARU Indonesia!