Di beberapa anggota sivitas akademika FEUI, secara informal kami pernah
membahasnya dalam tataran akademik. Memang, cetaris paribus, Indonesia akan
jauh lebih maju, kalau merdeka sendiri-sendiri saja. Atau bentuk "Uni
Indonesia". Tetapi, menurut saya, analisis ekonomi saja tidak cukup.

Martin Manurung <http://www.cabi.net.id/users/martin>
_________________________________________________
E-mail: [EMAIL PROTECTED]; [EMAIL PROTECTED]
Visit http://come.to/forma-kub

-----Original Message-----
From: Yap C. Young <[EMAIL PROTECTED]>
To: [EMAIL PROTECTED] <[EMAIL PROTECTED]>
Date: 08 September 1999 21:59
Subject: Re: [Kuli Tinta] Selamat Menjadi Negara Tetangga, Timor leste


>Hey, boleh juga ide ini. Mari kita rame ramekan. Nggak ada ruginya kan buat
>topik diskusi. Ntar kalau cocok kita buat panitianya. Kalau dulu tahun 1945
>ada PPKI (Panitia Persiapan Kemerdekaan Indonesia), sekarang bisa saja
>dibentuk PPPI (Panitia Persiapan Pembubaran Indonesia). Ketuanya saya
>usulkan bung Hotman Silalahi. Soalnya sudah punya kendaraan dinas : N-250
ha
>ha haaa
>
>Bang Amin Riza katanya dulu pernah membahas topik ini. Masuk bahasan ngaak
>auto write off ini? Atau hostile write off kali yaaa...
>
>Sekali kali boleh juga dipikirkan, daripada terus terusan kena hostile take
>over kaya BB-nya bung dave....
>
>Salut bung Silalahi.
>
>Yap
>
>>From: Hotman Silalahi <[EMAIL PROTECTED]>
>>Date: Wed, 8 Sep 1999 18:38:21 +0700 (WIB)
>>delete
>>Dan mungkin menurut saya salah satu cara untuk menghapuskan penderitaan
>>Indonesia dari tekanan negara-negara pemberi hutang adalah dengan
>>menghapuskan hutang
>>kita dan kita sendiri yang menghapuskannya. How????????
>>Bila yang berhutang adalah negara Indonesia, maka apabila Sumatera, Jawa,
>>Kalimantan, Sulawesi dan Irian Jaya masing-masing sudah berbentuk Negara,
>>penduduk negara-negara tersebut sudah tidak mempunyai hutang lagi.
>>Akibatnya jepang akan kesulitan untuk menagih hutang ke negara Indonesia


______________________________________________________________________
Untuk bergabung atau keluar dari Milis, silakan LAKUKAN SENDIRI 
dengan mengirim e-mail kosong ke alamat;
Bergabung: [EMAIL PROTECTED]
Keluar: [EMAIL PROTECTED]

Sambut MASA DEPAN BARU Indonesia!










Kirim email ke