From: Amin Riza <[EMAIL PROTECTED]> Kita butuh lebih dari sekedar aktor untuk mendapatkan ending yang agak pantas. Amin Riza -- Leader Bung....... leader! Aktor banyak tetapi leader? Manajer banyak tetapi leader? Menteri banyak tetapi leader? Pemimpin partai banyak tetapi leader? Ini yang menjadi sorotan saya, sistem yang dibangun oleh Orba ini cenderung menghasilkan produk-produk aborsi kepemimpinan. Itulah sebabnya saya mengangkat topik itu dan ingin mendiskusikannya. Hampir mengarah sih namun tampaknya rekan entp itu kalau ngurusin bisnisnya malas untk memasang pcmci di laptopnya serta menghubungkannya ke hp nya. Padahal Bung Dave sudah menanya kembali. Keberhasilan secara materi memang bukan hanya memperkecil kehadiran leader di pentas nyata tetapi juga memperbesar kelahitan dan kehadiran cecunguk-cecunguk di pentas nyata. Pengalaman Bung Yap itu sebenarnya bisa digunakan sebagai referensi pembanding. Fenomena the absence of leadership itu tidak hanya terjadi di pemerintahan namun juga diberbagai bentuk organisasi yang lain baik swasta maupun pemerintah. Silahkan menanya Bung Martin yang di UI. Pribadi seperti Pak Anwar Nasution itu termasuk aneh atau enggak. ______________________________________________________________________ Untuk bergabung atau keluar dari Milis, silakan LAKUKAN SENDIRI dengan mengirim e-mail kosong ke alamat; Bergabung: [EMAIL PROTECTED] Keluar: [EMAIL PROTECTED] Sambut MASA DEPAN BARU Indonesia!
