Amien Rais sekedar menjilat ludahnya sendiri...
Figur Amien Rais cukup bagus namun sekarang belumlah saatnya.
Terlalu memaksakan diri akan fatal akibatnya bagi diri sendiri.
Ia sekedar lupa pernyataannya sendiri - bukan atas instruksi orang lain,
bahwa Ia akan menghormati hasil pemilu termasuk apabila perolehan PAN
terlalu kecil untuk memimpin negara.
Secara umum, jelas wajar-wajar saja...
Semua bisa berubah - bukan karena ambisi pribadi namun atas nama rakyat yang
entah ada dimana.
-----Original Message-----
Rekan-Rekan,
Saya mengajak untuk membaca tulisan yang diambil dari Jawa-Pos
online, mengenai pandangan Amien Rais apabila PAN, PPP, PBB
dan PK untuk bergabung.
Ada yang aneh ? Atau saya yang aneh ??
Salam,
bRidWaN
................
........................
...............................
............., di hadapan ratusan massa PAN yang menghadiri acara
silaturahmi itu, Amien menginstruksikan kepada pengurus cabang
(DPC) dan DPW (Dewan Pimpinan Wilayah) PAN seluruh Indonesia untuk
merealisasikan kekuatan poros tengah di tingkat DPRD I dan DPRD II.
Alasannya, kekuatan kelompok reformis yang selama ini dianggap
kecil ternyata bisa mengalahkan kelompok lain yang perolehan
suaranya cukup besar.
Dalam hal ini, Amien mencontohkan peta kekuatan yang ada di DPRD I
DKI Jakarta. Suara partai yang tergabung dalam poros tengah
(PAN, PPP, PBB, PK) plus PKB cukup kecil bila dibandingkan dengan
kekuatan yang dimiliki PDI Perjuangan. Tapi, bila kekuatan itu
digabungkan, ternyata melebihi kekuatan yang dimiliki PDI Perjuangan.
��Melihat fenomena menarik itu, Pak Hamzah (Ketua DPP PPP Hamzah Haz,
Red) beberapa waktu lalu bicara dengan saya. Pak Amien, kekuatan
kita ini kelihatannya kecil. Tapi, kalau dihimpun jadi satu,
ternyata besar dan mampu mengalahkan kelompok yang perolehan
suaranya besar,�� cerita Amien yang langsung mendapat aplaus
panjang hadirin.
......
............
http://www.jawapos.co.id/13sep/de13i10.htm
Amien: Poros Nasional Bukan Saingan
______________________________________________________________________
Untuk bergabung atau keluar dari Milis, silakan LAKUKAN SENDIRI
dengan mengirim e-mail kosong ke alamat;
Bergabung: [EMAIL PROTECTED]
Keluar: [EMAIL PROTECTED]
Sambut MASA DEPAN BARU Indonesia!
______________________________________________________________________
Untuk bergabung atau keluar dari Milis, silakan LAKUKAN SENDIRI
dengan mengirim e-mail kosong ke alamat;
Bergabung: [EMAIL PROTECTED]
Keluar: [EMAIL PROTECTED]
Sambut MASA DEPAN BARU Indonesia!