From: Martin Manurung <[EMAIL PROTECTED]>
> "Sekat-sekat" itu menandakan pluralitas/kemajemukan kita. Sekat-sekat
> menandakan bahwa kita memang berbeda; agama, suku dan ras. Kita harus
> menerima bahwa kita memang berbeda, karena jika perbedaan itu dihapuskan,
> justru mengingkari kemanusiaan kita sebagai eksistensi yang berbeda.
Tetapi,
> sekat-sekat itu tidak membuat kita harus membeda-bedakan (diskriminasi)
> solidaritas kita sebagai manusia.
--------------------------------------------
betul..
tapi bisakah negara yang satu memberi bantuan pada negara lain begitu saja
seperti si A menolong si B?
atau semakin besar sekatnya maka semakin besar pula pertimbangannya? dan
jika pertimbangan itu menjadi sangat besar, apakah pertolongan itu akan jadi
tidak ada?

masalahnya, mengapa orang2 melihat sekat2 itu begitu pentingnya?
orang2 bisa melakukan apa saja demi sekat2 tsb..
mengapa sekat2 itu begitu menguasai kita? kitalah yang menciptakan sekat2
itu, tapi mengapa sekat2 itu sekarang malah menguasai kita?

apakah kepentingan sekat2 itu? mengapa kepentingan sekat2 itu sangat
diperjuangkan? apakah kepentingan sekat2 itu = kepentingan manusia?




______________________________________________________________________
Untuk bergabung atau keluar dari Milis, silakan LAKUKAN SENDIRI 
dengan mengirim e-mail kosong ke alamat;
Bergabung: [EMAIL PROTECTED]
Keluar: [EMAIL PROTECTED]

Sambut MASA DEPAN BARU Indonesia!










Kirim email ke