Sedih sekali.Kok rakyat negeri ini nasibnya selalu saja ditipu. Dijaman ini
pula. Dijaman ketika muncul secercah harapan melihat Putri Piningit
memberikan janjinya. Darahpun mengucur dari jutaan keping jempol. Bila
dikumpulkan mungkin bisa memerahkan kali Ciliwung dan Berantas sekaligus.
Becakpun di genjot dikayuh ribuan kilometer buat pengobat kangen pada sang
Putri calon Raja Jawa yang baru. Terjadilah skandal Tukar Guling DPRD DKI
yang entah bagaimana akan dibela mati2an....
" Kami kecewa. Mereka duduk karena dukungan kami. Tapi kenapa kami malah
ditipu ?" kata TIto kader PDIP dari Tanjung Priok. " Apakah pengkhianatan
seperti ini tidak akan terjadi lagi ?"
Agus Siswantoro, anggota GP 27 Juli lain lagi : " Ini permainan apa ? Bagi
kami masyarakat bawah melihat PDIP menang di DKI. Tidak seperti ini,
dinjak-injak fraksi TNI. Kalau seperti ini namanya mengkhianati rakyat ! .
Apakah mereka lupa pada peristiwa 27 Juli dimana TNI berdarah-darah ?".
" Pecat pengkhianat Partai. Gantung Tarmidi. Roy Jannis penyambung lidah
Suharto ! demikian antara lain poster dan cacian ratusan warga PDIP didepan
gedung DPRD DKI.
Tarmidipun mengaku sempat linglung dua hari . Mungkin nuraninya tidak tahan
melihat kenyataan pengkhianatan terhadap rakyat pendukungnya. " Tapi
Alhamdulillah , saya kemudian tahu bahwa itu instruksi dari Ibu Mega". Yah
, pemimpin Partai memang harus dituruti. Iman pada pemimpin , itulah jalan
keselamatan. Kita ingat Jaman Suharto. Tapi tentunya lain Suharto lain Mega.
Yang pertama dipaksa yang lain tunduk, nurut, ikhlas. Yang satu : M , E , G
, A . Yang lain : S , U , H .........
Rakyat itu tidak bisa tahu soal taktik dan politik. Setelah toblos
.....selesai. Mereka itu awam terhadap cara hal ikhwal mendapatkan
kekuasaan. Tokh nantinya mereka itu kan cuma dikuasai. Ini bukan penipuan.
Ini cuma kecanggihan. Ya Halal.
Wassalam.
Abdullah Hasan.
______________________________________________________________________
Untuk bergabung atau keluar dari Milis, silakan LAKUKAN SENDIRI
dengan mengirim e-mail kosong ke alamat;
Bergabung: [EMAIL PROTECTED]
Keluar: [EMAIL PROTECTED]
Sambut MASA DEPAN BARU Indonesia!