Bung Soniaulia,
Sependapat bahwa "huuuu..." benar-benar mengagetkan dan negatif. Tapi,
Lembaga (melalui Ketua sementara) telah minta maaf. Namun, mohon dipahami
bahwa "mereka" benar-benar "tertekan dan ditekan" cukup lama dan tidak adil.
Lma menjadi korban ketidak-adilan. Lebih baik "ada Huuuu..." ketimbang tidak
(asal sekali saja). Aku tidak membela yang melakukan "Huuu...". Amanat
Penderitaan Rakyat sudah cukup mengamanatkan penderitaan rakyat dari
rejim-rejim terdahulu. Ku-mohonkan maaf juga untuk yang sakit hati karena
memang tindakan itu tidak betul.
Dei et Patria.
----------------------
At 09:56 PM 10/1/99 EDT, you wrote:
>
>
>Inilah sikap sebagian anggota dewan yang terhormat dari pdip perjuangan di 
>DPR/MPR. Mereka meng "huuuu" presiden RI. 
>Goblok ya goblok, tapi mbok ya jangan kebangeten gitu lho. Maklum orang udik 
>yang kampungan, datang untuk yang pertama kali di DPR. 
>Inilah hasil pilihan anda-anda wahai pecinta mega. 
>
>ngamuk yuk
>
>soniaulia
>
>______________________________________________________________________
>Untuk bergabung atau keluar dari Milis, silakan LAKUKAN SENDIRI 
>dengan mengirim e-mail kosong ke alamat;
>Bergabung: [EMAIL PROTECTED]
>Keluar: [EMAIL PROTECTED]
>
>Sambut MASA DEPAN BARU Indonesia!
>
>
>
>
>
>
>
>
>
>
>
>
>


______________________________________________________________________
Untuk bergabung atau keluar dari Milis, silakan LAKUKAN SENDIRI 
dengan mengirim e-mail kosong ke alamat;
Bergabung: [EMAIL PROTECTED]
Keluar: [EMAIL PROTECTED]

Sambut MASA DEPAN BARU Indonesia!










Kirim email ke