Terminologi 'KAMPUNGAN' harus jelas dulu disini.

  Apakah Korupsi itu kampungan apa bukan ?
  Apakah sok kuasa itu kampungan atau bukan ?
  Apakah tepuk tangan anggota MPR tahun2 lalu
       itu kampungan atau bukan ?
  Apakah komentar positif anggota MPR setelah 
        Pak Harto pidato itu kampungan atau bukan ?
  Apakah memuji Pimpinan habis2-an itu kampungan
        atau bukan ?


Kayanya dibanding 'huuuu...' sih mendingan yang mana ?
Rasanya di-Inggris masalah 'huu...' dan 'ketuk2 meja'
malahan dianggap okay tuh...:)


Salam,
bRidWaN

At 10:32 AM 10/3/99 +0800, Mudjiman (KPC) wrote:
>
>Memang tidak paas,
>Tetapi mirip kita juga, saat aliran listrik tersambung dan 
>tiba-tiba menyala pada jam sembilan malam, setelah sebelumnya 
>padam dari jam tujuh tiga puluh sore. 
>Horeeee. Orang sekampung teriak semua. 

>----------
>From:  Dadang Darmawan[SMTP:[EMAIL PROTECTED]]
>Sent:  Saturday, October 02, 1999 1:14 PM
>> 
>> Betul...memang anggota DPR/MPR sekarang nggak tahu malu, nggak bisa
>> membedakan Habibie sebagai personal dengan Habibie sebagai Presiden RI
>> Saya aja yang nonten di teve kecewa lihat tingkah laku anggota2 dewan
>> yang terhormat ini. Padahal kan acara ini diikuti oleh para undangan
>> dari negara2 sahabat, dll
>> 
>> Kalau presiden dilecehkan seperti itu, gimana dengan presiden RI
>> selanjutnya ???
>> 
>> Inikan namanya melecehkan diri sendiri, melecehkan MPR/DPR sendiri :(
>> 
>> Ibarat kata orang :
>> kencing melawan angin ...
>> yang terkena malah diri sendiri...
>> 
>> Dadang Darmawan
>> (mari kita reformasi anggota DPR/MPR kita !!!)
 
>> [EMAIL PROTECTED] wrote:
>> > 
>> > Inilah sikap sebagian anggota dewan yang terhormat dari pdip 
>> > perjuangan di DPR/MPR. Mereka meng "huuuu" presiden RI.
>> > Goblok ya goblok, tapi mbok ya jangan kebangeten gitu lho. 
>> > Maklum orang udik yang kampungan, datang untuk yang pertama 
>> > kali di DPR.
>> > Inilah hasil pilihan anda-anda wahai pecinta mega.
>> > 
>> > ngamuk yuk
>> > 
>> > soniaulia
 

______________________________________________________________________
Untuk bergabung atau keluar dari Milis, silakan LAKUKAN SENDIRI 
dengan mengirim e-mail kosong ke alamat;
Bergabung: [EMAIL PROTECTED]
Keluar: [EMAIL PROTECTED]

Sambut MASA DEPAN BARU Indonesia!










Kirim email ke