Nggak mungkin itu. Pasti fitnah. Koran mana yang memberitakan? Biar saya 
usulkan dibredel oleh Baramuli.
Juga berita PAN terima dari BII : Nggak mungkin itu. Pasti Faisal Basri 
salah ngomong.
Mereka kan orang orang berakhlak mulia. Jelas Agamanya, laki laki, 
pendidikannya tinggi, fisiknya kuat. Jadi nggak mungkin, titik.

Yap

>From: bRidWaN <[EMAIL PROTECTED]>
>Reply-To: [EMAIL PROTECTED]
>To: [EMAIL PROTECTED],        "'[EMAIL PROTECTED]'" 
><[EMAIL PROTECTED]>
>Subject: Re: [Kuli Tinta] Prof. Dr. Yusril IM Menerima Rp. 1,5 M dari  
>Prof. Dr. Ing. Habibie
>Date: Wed, 29 Sep 1999 22:49:20 +0700
>
>
>
>Tapi berita ini tidak mengejutkan kan ?
>Jadi saya ya biasa-biasa saja.
>oh...Poros Tengah.....:)
>
>At 01:30 PM 10/5/99 +0700, Cosmas Damianus Tufan wrote:
> >
> >
> >betul itu ... he he he dagelan yg kurang lucu.
> >yang lebih lucu ini, informasi lebih baru lagi.
> >
> >MEDIA INDONESIA hari ini 29 September 199 halaman 13
> >Profesor Doktor Ysril Ihzra Mahendra, pakar hukum tata negara
> >yang juga Ketua Umum Partai Bulan Bintang (PBB) dituding pernah
> >menerima uang sebesar Rp. 1,5 M dari Profesor Doktor Ingeneur
> >BJ Habibie.  Bahkan dana yang diterima lebih besar daripada yang
> >diakui sang Profesor Doktor yang pakar hukum tata negara itu.
> >
> >Berita itu sudah gencar sejak Februari 1999 tetapi Profesor Doktor Yusril
> >berkali-kali menyatakan  tida pernah menerima dana dari Profesor Doktor
> >Ingeneur Habibie dan mengatakan bahwa itu fitnah.  Tetapi ............
> >tanggal 22 Juli 1999 Profesor Yusril mengakui hal itu di depan
> >rapat pengurus harian DPP PBB.  Hanya saja belum jelas kapan
> >dan dimana Professor Doktor Yusril menerima uang tersebut.
> >Kalangan dekat dengan Habibie secara eksplisit membenarkan
> >adanya pemberina dana dari Habibie kepada Profesor Doktor Yusril,
> >pakar hukum tata negara Indonesia.
> >
> >Darimana sumber berita ini?
> >
> >Ternyata sumbernya bukan main-main:  Fadli Zon,  salah seorang ketua
> >DPP Partai Bulan Bintang (PBB) sendiri.  Fadli memberikan penjelasan
> >tertulis kepada MEDIA INDONESIA mengenai hal ini.    Menurut Fadli,
> >penerimaan uang itu merupaka sikap pribadi dari Profesor Doktor
> >Yusril.  Menurut Fadli, sebuah partai Islam yang menyatakan dirinya
> >sebagai partai yang berakidah dan berasas Islam haruslah menjunjung
> >tinggi nilai-nilai Islam.  Tindakan Profesor Doktor Yusrill yang tanpa
>persetujuan
> >DPP PBB itu merupakan tindakan serius.
> >
> >Demikian sekelumit berita dari MEDIA INDONESIA.
> >Ternyata bertambah lagi politikus yang hipokrit.    Masih jadi politukus
> >sudah seperti ini, apalagi kalau berada di dalam pemerintahan ?
> >Pasti tambah kaya.  Padahal pemimpin partai Islam yang mengaku
> >mewakili umat Islam Indonesia dan seorang Profesor Doktor pula.
> >
> >weleh .. weleh .. gumun aku.  Tidak habis pikir, mau dibawa
> >kemana negara ini?  Belum habis kasus KOPER-GATEnya PAN,
> >eh, sekarang muncul lagi dr PBB.  Kok bisa, ya ?  Kan katanya
> >partai-partai yang mewakili Islam.  Atau cuma menunggangi Islam
> >untuk kepentingan dan ambisi pribadi ?
> >
> >salam,
> >dari sisa2
> >orang waras...
>
>
>______________________________________________________________________
>Untuk bergabung atau keluar dari Milis, silakan LAKUKAN SENDIRI
>dengan mengirim e-mail kosong ke alamat;
>Bergabung: [EMAIL PROTECTED]
>Keluar: [EMAIL PROTECTED]
>
>Sambut MASA DEPAN BARU Indonesia!
>
>
>
>
>
>
>
>
>
>
>

______________________________________________________
Get Your Private, Free Email at http://www.hotmail.com

______________________________________________________________________
Untuk bergabung atau keluar dari Milis, silakan LAKUKAN SENDIRI 
dengan mengirim e-mail kosong ke alamat;
Bergabung: [EMAIL PROTECTED]
Keluar: [EMAIL PROTECTED]

Sambut MASA DEPAN BARU Indonesia!










Kirim email ke