�Gus Dur katanya mendapat pesan dari Amien Rais dan Akbar Tanjung. Isinya, 
mohon dipertimbangkan pencalonannya (Habibie-Red). Terus Amien Rais ditanya 
pendapat siapa itu, katanya pendapat pribadi. Akbar Tanjung ditanya juga 
mengatakan bahwa tidak mengatakan begitu (tidak menyuruh Gus Dur 
mendesak-Red). Jadi ini yang benar yang mana?� cetus Muladi.

Begitu saya copy dari detik.com hari ini, yang juga dibenarkan Nur Mahmudi 
Ismail dan Yusril Ihza bahwa ide awalnya dari Akbar Tanjung.

Hebat juga Akbar Tanjung ya. Bisa menyuruh seluruh tokoh Poros Tengah dengan 
mudahnya untuk menyampaikan hal sensitif itu langsung kepada Habibie, 
dirumahnya lagi. Apa kompensasinya ya? Apa gratisan saja?

Saya yakin Gus Dur tidak berbohong, karena dia bukan type pembohong.

Pantesan, Muhaimin Iskandar tetap ngotot bahwa PKB tetap bulat mencapreskan 
Megawati. Pakai dibaiat segala. Dan berkali kali Kofifah bilang pencalonan 
Gus Dur oleh PT hanya main-main. Indikator utamanya : Belum satupun Partai 
dalam PT yang secara resmi mencapreskan Gus Dur.

Kalau informasi ini benar, berarti nggak salah dong kalau saya menduga bahwa 
Gus Dur merasa dipermainkan PT dan balas mempermainkan dengan permainan yang 
lebih cantik dan menyakitkan.

Ini sih bukan pembelajaran politik, tapi penelanjangan elit politik. 
Pantesan juga sibuk bener mereka...

Yap
(situasi terakhir Jakarta : rakyat cuek, elit politik grabag grubug)

______________________________________________________
Get Your Private, Free Email at http://www.hotmail.com

______________________________________________________________________
Untuk bergabung atau keluar dari Milis, silakan LAKUKAN SENDIRI 
dengan mengirim e-mail kosong ke alamat;
Bergabung: [EMAIL PROTECTED]
Keluar: [EMAIL PROTECTED]

Sambut MASA DEPAN BARU Indonesia!










Kirim email ke