Kira-kira ada juga nggak ya kompensasi buat PKB dari PDIP dengan sedemikian
kuatnya dukungan terhadap garis perjuanagn PDIP.
Dengar-dengar Mathori,Muhaimin dll bakal dapat kedudukan juga kalau mau
mendukung PDIP, maaf baru dengar-dengar.

Dedi

------------------------------------------

Ah, ini anda ini gimana sih, mas
Jelas ada dong.  Masakan mendukung tanpa kompensasi.  PKB pasti dapat 
bagian dari PDI-P bila PDI-P berhasil.  Itu mah biasa dalam politik.

Hal yang sama juga berlaku untuk Poros Tengah dengan GOLKAR yang telah
membuktikan perkoncoan mereka yang semakin solid, sejak dari awal
persidangan sampai pemilihan Ketua MPR.  Mungkin perkoncoan ini akan
terus dilanjutkan.  Ini juga biasa dalam politik.

Yang tidak biasa adalah bila kita menarik garis ke belakang, maka kita
akan melihat bahwa yang namanya GOLKAR itu dulunya ibarat penderita
kusta, dijauhi.  Bahkan Pak Amien Rais sendrii berkata bahwa kerja sama
dngan GOLKAR no way.  Nah sekarang ceritanya jadi lain.  Saya kurang
tahu bagaimana pendapat para pendukung PAN dan Poros Tengah yang
lain.  Apakah mereka merasa kecewa, dibodohi apa tidak.  Tetapi bahwa
sejumlah kalangan di PAN merasa kecewa, itu sih sudah rahasia umum.

Soal kerja sama dengan GOLKAR, jelas ada konsensinya.  Bagi GOLKAR
yang nota bene status quo urusannya ya mempertahankan status quo agar
semua kenikmatan yang selama ini dinikmatinya tetap terjamin.  Bagi 
Poros Tengah dkk.  mungkin kekuasaan.  Jadi kalau ada deal ya sekitar
situ-situ juga urusannya.  

Yang jadi pertanyaan, apakah Amien Rais dan Poros Tengah sudah 
"menggadaikan" idealisme dan janji-janjinya kepada rakyat saat PEMILU lalu ?
Sekali lagi, dukungan GOLKAR yang demikian solid bukannya dukungan
tanpa pamrih.  TIDAK ADA MAKAN SIANG GRATIS.

Apakah ini berarti bila Poros Tengah menang, negara ini masuk ke dalam
suatu rezim yang tidak jauh berbeda dengan rezim yang sekarang ?
Mempertahankan dan mengawetkan kondisi status quo ?  Kekuasaan 
itu memang nikmat.  Tak kurang dari Presiden Habibie sendiri ogah
turun dari kursi yangempukitu.

Mari kita lihat pertunjukan di panggung politik Indonesia ini.  
Mungkin lebih lucu dari SRIMULAT.


salam,
dari salah seorang
rakyat Indonesia 



______________________________________________________________________
Untuk bergabung atau keluar dari Milis, silakan LAKUKAN SENDIRI 
dengan mengirim e-mail kosong ke alamat;
Bergabung: [EMAIL PROTECTED]
Keluar: [EMAIL PROTECTED]

Sambut MASA DEPAN BARU Indonesia!









Kirim email ke