Berita ini mudah diduga sebelumnya. Saya hanya
kasihan melihat Pak Pjs Jaksa Agung, yang terpaksa
melawan hati nuraninya sendiri. Bagaiman kalau
disuruh melakukan hal-hal yang lain yah ??
Begitulah nasib Pembantu.(Pembantu Presiden)

Saya tidak tahu apakah ini 'a Good-Signal' bagi
Kelompok "No-Habibie", meskipun logikanya iya,
karena Habibie terbukti tidak kooperatif dalam
memberantas KKN di-Negara ini.

Tapi saya pikir, kalau meneruskan kasus ini, 
sama saja 'menohok' diri sendiri karena Beliau 
diduga keras berada di'dalam'-nya juga.
 
Apakah beliau tidak mengacuhkan TAP MPR mengenai
KKN atau tidak, menurut saya koq iya yah.
Tapi ada orang2 pintar di-Negeri ini yang justru 
bilang bahwa Beliau justru sudah menjalankan 
TAP MPR tersebut.

Nah, kalau begini, kira-kira Pertanggung Jawaban
Habibie tanggal 14 Oktober nanti akan diterima
atau tidak ? Logika saya sih tidak, tapi engga
tau deh bagaimana pandangan Wakil Rakyat.


Salam,
bRidWaN

http://www.detik.com/berita/199910/19991011-1518.htm

______________________________________________________________________
Untuk bergabung atau keluar dari Milis, silakan LAKUKAN SENDIRI 
dengan mengirim e-mail kosong ke alamat;
Bergabung: [EMAIL PROTECTED]
Keluar: [EMAIL PROTECTED]

Sambut MASA DEPAN BARU Indonesia!










Kirim email ke