tidak ada salahnya untuk dibaca lagi.
-----Original Message-----
Kasihan Bangsa yang mengenakan pakaian yang tidak ditenunnya sendiri,
memakan roti dari gandum yang tidak pernah ia panen,meminum anggur yang
ia tidak pernah memerasnya
Kasihan bangsa yang menjadikan orang dungu sebagai pahlawan, dan
menganggap penindasan penjajah sebagai hadiah
Kasihan bangsa yang meremehkan nafsu dalam mimpi-mimpinya
ketika tidur, sementara menyerah padanya ketika bangun
Kasihan bangsa yang tidak pernah angkat suara kecuali jika sedang
berjalan diatas kuburan, tidak sesumbar kecuali di reruntuhan, dan tidak
memberontak kecuali ketika lehernya sudah berada diantara pedang dan
landasan
Kasihan bangsa yang negarawannya serigala, filsufnya gentong nasi dan
senimannya tukang tambal dan tukang tiru
Kasihan bangsa yang menyambut penguasa barunya dengan terompet
kehormatan namun melepasnya dengan cacian, hanya untuk menyambut
penguasa baru lain dengan terompet lagi
Kasihan bangsa yang orang sucinya dungu menghitung tahun-tahun
berlalu dan orang kuatnya masih dalam gendongan
Kasihan bangsa yang terpecah-pecah, dan masing-masing pecahannya
menganggap dirinya sebagai bangsa
------------------------------------------------------------------------
______________________________________________________________________
Untuk bergabung atau keluar dari Milis, silakan LAKUKAN SENDIRI
dengan mengirim e-mail kosong ke alamat;
Bergabung: [EMAIL PROTECTED]
Keluar: [EMAIL PROTECTED]
Sambut MASA DEPAN BARU Indonesia!