Kutipan anda sangat berarti dan mendalam untuk merenungi nasib bangsa kita,
bung Cosmas.
Memang mental dan pola pikir serta cara bertindak untuk mengungkapkan visi
sebagai bangsa pada diri kita (masyarakat Indonesia), umumnya masih seperti
isi tulisan dalam kutipan anda.

> -----Original Message-----
> From: Cosmas Damianus Tufan [SMTP:[EMAIL PROTECTED]]
> Sent: 12 Oktober 1999 16:49
> To:   'Kuli Tinta'
> Cc:   'Kampus UGM'
> Subject:      [Kuli Tinta] B A N G S A   K A S I H A N (by Kahlil Gibran)
> 
> 
> 
> tidak ada salahnya untuk dibaca lagi.
> 
> 
> -----Original Message-----
> 
> 
> Kasihan Bangsa yang mengenakan pakaian yang tidak ditenunnya sendiri,
> memakan roti dari gandum yang tidak pernah ia panen,meminum anggur yang
> ia tidak pernah memerasnya
> 
> Kasihan bangsa yang menjadikan orang dungu sebagai pahlawan, dan
> menganggap penindasan penjajah sebagai hadiah
> 
> Kasihan bangsa yang meremehkan nafsu dalam mimpi-mimpinya 
> ketika tidur, sementara menyerah padanya ketika bangun
> 
> Kasihan bangsa yang tidak pernah angkat suara kecuali jika sedang
> berjalan diatas kuburan, tidak sesumbar kecuali di reruntuhan, dan tidak
> memberontak kecuali ketika lehernya sudah berada diantara pedang dan
> landasan
> 
> Kasihan bangsa yang negarawannya serigala, filsufnya gentong nasi dan
> senimannya tukang tambal dan tukang tiru
> 
> Kasihan bangsa yang menyambut penguasa barunya dengan terompet
> kehormatan namun melepasnya dengan cacian, hanya untuk menyambut
> penguasa baru lain dengan terompet lagi
> 
> Kasihan bangsa yang orang sucinya dungu menghitung tahun-tahun 
> berlalu dan orang kuatnya masih dalam gendongan
> 
> Kasihan bangsa yang terpecah-pecah, dan masing-masing pecahannya
> menganggap dirinya sebagai bangsa
> 
> ------------------------------------------------------------------------
> 
> 
> ______________________________________________________________________
> Untuk bergabung atau keluar dari Milis, silakan LAKUKAN SENDIRI 
> dengan mengirim e-mail kosong ke alamat;
> Bergabung: [EMAIL PROTECTED]
> Keluar: [EMAIL PROTECTED]
> 
> Sambut MASA DEPAN BARU Indonesia!
> 
> 
> 
> 
> 
> 
> 
> 
> 
> 

______________________________________________________________________
Untuk bergabung atau keluar dari Milis, silakan LAKUKAN SENDIRI 
dengan mengirim e-mail kosong ke alamat;
Bergabung: [EMAIL PROTECTED]
Keluar: [EMAIL PROTECTED]

Sambut MASA DEPAN BARU Indonesia!










Kirim email ke