At 08:25 AM 10/12/99 +0700, Wisnu Ali Martono wrote:
>On Mon, 11 Oct 1999, [iso-8859-1] �� wrote:
>
>> From: bRidWaN <[EMAIL PROTECTED]>
>
>> Namun seandainya Mega tidak terpilih, ya berarti memang dia
>> tidak didukung penuh oleh 700 orang Wakil Rakyat.
>> Selesai kan ?
>
>> Salam,
>> bRidWaN
>Anda benar, bung Ridwan.
>Dan jangan salahkan mereka yang tidak milih Mega. Wong partainya
>saja beda kok. Kenapa mesti dipaksa milih Mega? Heran saya, nggak
>banyak simpatisan PDI-P yang bisa mikir seperti ini.
>(Anda nggak lho, bung Ridwan).
>
>WAM
Oleh sebab itu biarkan pemilihan Presiden berjalan dengan
apa adanya, dengan hati nurani-nya, dan menyuarakan suara
Pemilihnya. Jangan merekayasa secara tidak etis, apalagi
bermain dengan "Power dan Money".
Rekayasa sih boleh-boleh saja, tetapi sebagai Politikus
jempolan, diharapakan Tokoh2 yang terkemuka di MPR dapat
bermain dengan cantik dengan mengindahkan kaidah2/norma2
yang sepantasnya. Itu saja !
Jika melihat acuan diatas, buat saya sebagai simpatisan PDI-P,
saya tetap melihat kans terbesar sebenarnya ada pada Mega
Salam,
bRidWaN
______________________________________________________________________
Untuk bergabung atau keluar dari Milis, silakan LAKUKAN SENDIRI
dengan mengirim e-mail kosong ke alamat;
Bergabung: [EMAIL PROTECTED]
Keluar: [EMAIL PROTECTED]
Sambut MASA DEPAN BARU Indonesia!