gampang aja bikin rukun :

1.    mega, habibie, gus dur sementara dikarantina di istana dan tiap hari
suruh tukar pendapat sesama mereka dan semua tv wajib meliput day to day.

2.    buat aja musuh baru dari luar negeri..australi kek, amerika kek
pokoknya ada musuh...................pasti rakyat bersatu.

3.    gus dur dan mega gimana ya dulu katanya kompak..........tetapi yah
itulah politik karena kita nggak dekat mereka permasalahan sebenarnya
sulit ditebak.

mBah Soeloyo wrote:

> salam semuanya,
> berita semakin mengecutkan hati.
> suasana semakin pana. pertanda mendekati kulminasi
> goro-goro... ya ndak?
> ini berita kecil dari koran kecil, suaramerdeka online.
> ---- mbah soeloyo (penggemar suara-suara merdeka--------
>
> Nyaris Bentrok, Pendukung Habibie-Mega di Bundaran HI
> JAKARTA - Puluhan anggota Gerakan Pemuda Kakbah (GPK) yang
> mendukung BJ Habibie nyaris bentrok dengan simpatisan
> pendukung Megawati di Bundaran Hotel Indonesia, kemarin
> siang. Aparat keamanan, diwakili Kapten Polisi Budi,
> menganjurkan kelompok GPK untuk menjauhi lokasi Bundaran
> Hotel Indonesia mengingat jumlah mereka jauh lebih sedikit
> ketimbang kelompok pendukung Megawati.
> [adakah cara atau jalan yang bisa ditempuh untuk menghindari
> bentrokan antar simpatisan ini? oleh siapa? dan bagaimana?]
>
> Puluhan pendukung BJ Habibie dengan seragam loreng hijau
> muda, yang datang kemudian, akhirnya mengundurkan diri ke
> belakang Hotel Indonesia (HI) untuk menghindari bentrokan.
> [suatu sikap yang bijaksana dalam menghindari bentrokan,
> mengalah
> bukan berarti kalah; hanya sayang cap dan lable yang mereka
> pakai
> mencerminkan penyalahgunaan simbol dan nilai suatu agama
> yang luhur
> yang pantas dipakai bersama-sama]
>
> Sejak pukul 12.30 WIB, sekitar 400 pendukung Megawati yang
> menamakan diri Gerakan Rakyat Mendukung Megawati (Geramm),
> berorasi di Bundaran HI untuk mendukung pencalonan Megawati
> menjadi presiden. "Jika Megawati Tidak Menjadi Presiden,
> Hanya Ada Satu Kata: Revolusi". Demikian bunyi salah satu
> spanduk yang dibawa para demonstran yang juga membawa poster
> bergambar puteri presiden pertama RI tersebut.
> [inilah jadinya kalau suatu issue selalu didengungkan,
> dibesarkan dan
> disebar luaskan. ingat pepatah "WITING TRISNA JALARAN ORA
> ANA
> LIYA.. hehehe... karena nggak ada lagi issue yang menggigit,
> jadilah
> ancaman kerusuhan itu menjadi lagu populer...]
>
> Selain itu, para pengunjuk rasa juga membentangkan kain
> putih yang dipenuhi tanda tangan para pendukung Megawati
> yang mencapai ratusan meter. Kain itu dibentangkan
> mengelilingi Bundaran HI hingga kawasan Dukuh Atas.
> [tanda tangannya pakai darah ya? nanti disangka juragan
> MARUS lho,
> calon presiden kalian.... sebel aku]
>
> Teriakan "hidup Mega'' berkali-kali terdengar di kawasan
> Bundaran HI. Di antara para pengunjuk rasa itu, sekitar 100
> orang berorasi di atas mobil.
> Para pendukung Mega datang dari berbagai tempat antara lain
> Geramm berasal dari Banyumas dan Forum Komunikasi Generasi
> Muda Indonesia Timur (FKGMIT) .
> [ibaratnya jago yang akan bertarung, maka masing-masing
> mulai kluruk.
> sementara itu para botoh-nya malah asyik masyuk menebar
> senyum ramah di gedung ber-ac.]
>
> Tak Peduli
> Yoyo Sukoyo dari Geramm Banyumas mengatakan, dia dan
> kawan-kawannya datang ke Jakarta sebagai delegasi warga
> Banteng Banyumas. Meski ada imbauan agar massa Mega tak
> datang ke Jakarta, mereka tak peduli.
> [wuik sempat kaget aku. tak kira yang ke jakarta yoyok
> soeloyo...
> hahaha.. tapi memang aku sedang GERAM.]
>
> "Kami tak peduli imbauan elite politik. Sebab, memang ada
> politik dagang sapi di MPR. Kami ingin memberi tahu bahwa
> Mega didukung tak sebatas di bibir. Dan tanpa biaya dari
> siapa pun, kami datang ke sini,'' tegasnya.
> "Kami minta MPR sebagai penyambung lidah rakyat, bukan
> kumpulan pembohong," kata seorang orator. Para demonstran
> itu memakai ikat kepala bertuliskan FKGMIT.
> [dalam hal substansi seruannya aku mendukung blas. jangan
> sampai
> aku ini hanya memilih pembohong yang culas. prbuatan maha
> julig
> dan licin.... duh... ditladung ayam nanti aku ini...
> hehehe...]
>
> Setelah itu, sekitar pukul 14.30 WIB, seratusan mahasiswa
> yang tergabung dalam Front Aksi Mahasiswa untuk Reformasi
> dan Demokrasi (Famred) juga berunjuk rasa di Bundaran HI.
> Sebelumnya, sekitar pukul 10.00 WIB di tempat yang sama juga
> terjadi unjuk rasa ratusan massa yang tergabung dalam Laskar
> Fisabilillah yang mendukung Habibie menjadi presiden. Para
> pemuda berpakaian putih itu membawa spanduk bertuliskan
> "Tolak Presiden yang Bodoh dan Tidak Bisa Bicara". (bu,
> md,ant-29b)
> [astaghfitullaah, nama yang kalian sandang adalah bermakna
> sangat suci dan surgawi. tapi pernyataan kalian penuh nafsu
> iblis...itu semua
> yang akan memancing kemarahan lawan kalian. relakah pujaan
> kalian
> disebut bodoh dan dianggap bisu? maka masih salahkan bila
> karena
> minimnya akal dan argumentasi sehat, lantas muncul korban
> darah?]
>
> wis... wis. mumet tenan. bung yap, kalau seandainya salah
> satu calon
> presidennya sampeyan, aku mau ikutan jadi pekerja lapang...
> hahaa
> kan seandainya.. berarti yang berlaku adalah hal yang
> berlawanan 100%
> dari kondisi sekarang...
> buat setan gundul, inilah jawaban mengapa CNN melakukan
> polling
> menanyakan propinsi mana lagi yang mau ikut referendum
> mengikuti
> timor-timur... pantas mereka pilih referendum, bila merasa
> induk mereka kurang becus mengasuh anak-anaknya....
>
> wassalam,
>
> mbah soeloyo
> (lebih menyukai kemerdekaan)
> -------------------------
>
> ------------------------------------------------------------
> --------------------
> Berita Utama | Semarang | Sala & DIY | Jawa Tengah | Budaya
> | Olahraga
> Internasional | Opini | Ekonomi | Fokus | English |
> Prakiraan Cuaca | Menu Utama
> ------------------------------------------------------------
> --------------------
> Copyrightc 1996 SUARA MERDEKA
> iklan milis: WOJOSETO MAILING LIST
> langganan: [EMAIL PROTECTED]
> brenti: [EMAIL PROTECTED]
> tanya: [EMAIL PROTECTED]
> dolin:  http://www.egroups.com/list/wjseto
>
> ______________________________________________________________________
> Untuk bergabung atau keluar dari Milis, silakan LAKUKAN SENDIRI
> dengan mengirim e-mail kosong ke alamat;
> Bergabung: [EMAIL PROTECTED]
> Keluar: [EMAIL PROTECTED]
>
> Sambut MASA DEPAN BARU Indonesia!




______________________________________________________________________
Untuk bergabung atau keluar dari Milis, silakan LAKUKAN SENDIRI 
dengan mengirim e-mail kosong ke alamat;
Bergabung: [EMAIL PROTECTED]
Keluar: [EMAIL PROTECTED]

Sambut MASA DEPAN BARU Indonesia!










Kirim email ke