----- Original Message -----
From: Abdullah Hasan <[EMAIL PROTECTED]>
Bung Aswat pernah kaget dan takjub setengah mati mendengar ada
yang bilang
bahwa kalau Mega menang ummat Islam bakal dipinggirkan. Saya-pun
pernah
heran bin tidak mengerti ketika ada yang bertanya : "Islam yang
mana ?".
Lho! Sudah pindah, To !?
===================================
Pagi ini saya melihat berita Istiqozah di Jawa Timur untuk
mengantar Mega menjadi Presiden. Namun, beberapa saat yang lalu
di Jakarta ulama mengatakan bahwa kalau Mega menjadi Presiden
maka umat Islam akan dipinggirkan. Boleh bingung kan?
Pak Hasan, poltik adalah kegiatan individu atau kelompok untuk
mempengaruhi kekuasaan. Di satu sisi, agama menyangkut sebuah
keyakinan atas hubungan transedental antara manusia dengan
penciptanya, namun di sisi lain hubungan transedental yang
merupakan rahmat bagi yang merasakan dan mengalaminya perlu
disyukuri dalam wujud implementasi. Meskipun hubungan itu unik
namun implementasinya memiliki makna yang universal yaitu bagi
peningkatan harkat dan martabat manusia. Oleh karena itu,
perilaku dan akhlak manusia yang dilandasi oleh keyakinannya
terhadap adanya hubungan transedental itu akan memberikan
gambaran mengenai bagaimana keagungan, kekuasaan dan kemuliaan
Allah dimanapun manusia berada.
Karena kuasaan itu tidak langgeng, dan oleh sebab itu politik
bekerja, maka sekat-sekat didalam masyarakat itu muncul
sebenarnya bukan disebabkan oleh rasa syukur atas rahmat Alah
yang dilihat dan dirasakan manusia namun lebih kepada sifat
hakiki manusia untuk menguasai. Jadi, anjuran Pak Hasan agar
agama jangan dibawa dalam diskusi politik dan sebaiknya di japri
saja adalah sangat luar biasa.
��
(In the spirit of diversity within unity)
______________________________________________________________________
Untuk bergabung atau keluar dari Milis, silakan LAKUKAN SENDIRI
dengan mengirim e-mail kosong ke alamat;
Bergabung: [EMAIL PROTECTED]
Keluar: [EMAIL PROTECTED]
Sambut MASA DEPAN BARU Indonesia!