Ini forward dari Tempo Interaktif. Tentu saja hasil angket TI ini tidak
bisa dijadikan patokan ilmiah, seperti yang diakui TI sendiri.

Namun begitu, yang anti-Mega ketika membaca hasil angket ini, mungkin akan
berkata: "Yang memilih Mega cuman 42,2 persen. Berarti yang menolak 67,8
persen!!
================================================


Megawati, Presiden Versi Pengakses TI 

Di minggu terakhir pelaksanaan Jajak Pendapat Presiden Pilihanku, Megawati
Soekarnoputri masih tetap berada di urutan perolehan suara dengan 42,2
persen suara, diikuti oleh Amien Rais yang saat ini telah terpilih sebagai
ketua MPR dengan 24 persen suara. Abdurahman Wahid alias Gus Dur yang
merupakan calon presiden resmi yang diajukan Poros Tengah, namun baru
kembali memasuki bursa papan atas pemilihan pendapat Tempo Interaktif mulai
minggu lalu, menduduki tempat ketiga dengan 12,4 persen suara. Sementara
Kwik Kian Gie, salah seorang wakil ketua MPR dari PDI Perjuangan, yang
merupakan calon presiden hasil pilihan pengakses jajak pendapat ini
menduduki posisi juru kunci dengan 10,7 persen suara. 

Sementara pemimpin bursa calon presiden papan bawah minggu ini dipegang
oleh Nurcholish Madjid, yang namanya kini santer diperbincangkan sebagai
calon presiden alternatif dengan 49 suara, diikuti oleh presiden transisi
B.J. Habibie dengan 47 suara. Wiranto yang namanya diajukan Partai Golongan
Karya sebagai kandidat calon wakil presiden menempati tempat ketiga dengan
7 suara, diikuti Akbar Tanjung, Didin Hafidhudin dan Marzuki Darusman yang
sama-sama memperoleh 5 suara. 

Secara umum hasil jajak pendapat ini menempatkan Megawati Soekarnoputri
yang disebut-sebut memiliki kans besar menduduki jabatan presiden Indonesia
mendatang, memimpin perolehan suara dengan 36, 66 persen suara, diikuti
Amien Rais dengan 33,62 persen suara. Tempat ketiga diduduki oleh kandidat
presiden dari Partai Keadilan (PK) Didin Hafidhudin dengan 6,52 persen
suara, kemudian diikuti oleh Kwik Kian Gie dengan 5,96 persen dan Sri
Sultan Hamengkubuwono X dengan 3,4 persen suara. Abdurrahman Wahid yang
menduduki posisi juru kunci, adalah satu-satunya kandidat yang mendapat
persentase suara di bawah satu persen. Dan mereka yang memilih nama selain
kandidat yang berada di bursa papan atas yang dikategorikan sebagai
lain-lain, memperoleh 10,26 persen suara. 

Siapakah Presiden RI versi MPR? Menurut jadwal SU MPR, pada 20 Oktober ini,
MPR sudah menetapkan Presiden itu. Barangkali, tak jauh dari nama-nama di
atas. Atau siapa tahu ada nama lain yang menyelonong masuk, karena angin
politik bisa berubah setiap saat. Karena Presiden versi MPR sudah ada
minggu ini, maka �pemilihan Presiden versi Jajak Pendapat� ini kami tutup
sampai di sini. Terima kasih atas partisipasi para pengakses dan sampai
jumpa lima tahun � kalau semuanya berjalan normal � yang akan datang. 


Megawati, Presiden Versi Pengakses TI 
Di minggu terakhir pelaksanaan Jajak Pendapat Presiden Pilihanku, Megawati
Soekarnoputri masih tetap berada di urutan perolehan suara dengan 42,2
persen suara, diikuti oleh Amien Rais yang saat ini telah terpilih sebagai
ketua MPR dengan 24 persen suara. Abdurahman Wahid alias Gus Dur yang
merupakan calon presiden resmi yang diajukan Poros Tengah, namun baru
kembali memasuki bursa papan atas pemilihan pendapat Tempo Interaktif mulai
minggu lalu, menduduki tempat ketiga dengan 12,4 persen suara. Sementara
Kwik Kian Gie, salah seorang wakil ketua MPR dari PDI Perjuangan, yang
merupakan calon presiden hasil pilihan pengakses jajak pendapat ini
menduduki posisi juru kunci dengan 10,7 persen suara. 

Sementara pemimpin bursa calon presiden papan bawah minggu ini dipegang
oleh Nurcholish Madjid, yang namanya kini santer diperbincangkan sebagai
calon presiden alternatif dengan 49 suara, diikuti oleh presiden transisi
B.J. Habibie dengan 47 suara. Wiranto yang namanya diajukan Partai Golongan
Karya sebagai kandidat calon wakil presiden menempati tempat ketiga dengan
7 suara, diikuti Akbar Tanjung, Didin Hafidhudin dan Marzuki Darusman yang
sama-sama memperoleh 5 suara. 

Secara umum hasil jajak pendapat ini menempatkan Megawati Soekarnoputri
yang disebut-sebut memiliki kans besar menduduki jabatan presiden Indonesia
mendatang, memimpin perolehan suara dengan 36, 66 persen suara, diikuti
Amien Rais dengan 33,62 persen suara. Tempat ketiga diduduki oleh kandidat
presiden dari Partai Keadilan (PK) Didin Hafidhudin dengan 6,52 persen
suara, kemudian diikuti oleh Kwik Kian Gie dengan 5,96 persen dan Sri
Sultan Hamengkubuwono X dengan 3,4 persen suara. Abdurrahman Wahid yang
menduduki posisi juru kunci, adalah satu-satunya kandidat yang mendapat
persentase suara di bawah satu persen. Dan mereka yang memilih nama selain
kandidat yang berada di bursa papan atas yang dikategorikan sebagai
lain-lain, memperoleh 10,26 persen suara. 

Siapakah Presiden RI versi MPR? Menurut jadwal SU MPR, pada 20 Oktober ini,
MPR sudah menetapkan Presiden itu. Barangkali, tak jauh dari nama-nama di
atas. Atau siapa tahu ada nama lain yang menyelonong masuk, karena angin
politik bisa berubah setiap saat. Karena Presiden versi MPR sudah ada
minggu ini, maka �pemilihan Presiden versi Jajak Pendapat� ini kami tutup
sampai di sini. Terima kasih atas partisipasi para pengakses dan sampai
jumpa lima tahun � kalau semuanya berjalan normal � yang akan datang. 

Hasil Presiden Pilihan 

Minggu XXXV, 9 - 16 Okt 1999 
 
Amien Rais  
24.1 %  508 
Abdurrahman Wahid  
12.4 %  261 
Megawati Soekarno Putri  
42.2 %  889 
Kwik Kian Gie  
10.8 %  227 
Lain-lain  
10.6 %  223 
Total 100% 2108 


 
 
Daftar calon pilihan lain-lain
Minggu XXXV, 9 - 16 Okt 1999 

Nurcholis Madjid = 49 
B.J. Habibie = 47 
Wiranto = 11 
Sri Sultan HB X = 7 
Didin Hafiduddin = 5 
Marzuki Darusman = 5 
Akbar Tanjung = 5  





==================================
Daniel H.T. <[EMAIL PROTECTED]>
==================================


______________________________________________________________________
Untuk bergabung atau keluar dari Milis, silakan LAKUKAN SENDIRI 
dengan mengirim e-mail kosong ke alamat;
Bergabung: [EMAIL PROTECTED]
Keluar: [EMAIL PROTECTED]

Sambut MASA DEPAN BARU Indonesia!










Kirim email ke