Bung Hotman,
Bisakah anda kasi data kongkrit beberapa contoh kasus ? ( soal departemen
tsb.)
Juga, Secara lebih khusus lagi yang menyangkut sumbangan ICMI pada
kehancuran negara ini ?
Saya kenal banyak orang terhormat di ICMI . Akan saya diskusikan dengan
mereka , dan akan kita diskusikan bersama disini.

Saya menduga bahwa  perasaan2 semacam itu sebagian besar cuma salah paham ,
kecurigaan atau dengki saja.

Salam buat Jusman , bila ketemu.

Wassalam.
Abdullah Hasan.


-----Original Message-----
From: Hotman Silalahi <[EMAIL PROTECTED]>
To: [EMAIL PROTECTED] <[EMAIL PROTECTED]>
Date: Tuesday, October 19, 1999 9:33 AM
Subject: [Kuli Tinta] Apa Kesalahan ICMI ??? RE: [Kuli Tinta] ICMI


Apa yang salah dengan ICMI???
Yang jelas ICMI sudah menyimpang dari objectivitas ke-ICMI-annya dan
cenderung mengarah kepada subjectivitas organisasi ICMI nya tentu dengan
alasan CMI-nya.
Contoh : Apabila pada suatu departemen kepemerintahan dipimpin oleh
anggota ICMI maka semua pejabat-pejabat di lingkungan departemen tersebut
adalah cenderung orang-orang ICMI dengan mengenyampingkan kualitas dari
pejabat yang bersangkutan. Apa akibat dari kecenderungan ini ?
I think you know the answer.
Saya pikir kecenderungan orang-orang ICMI untuk mendudukkan orang-orangnya
dikepemerintahan sudah terjadi semenjak gagalnya Habibie menjadi Wapres
pada saat Wapres yang dipilih Soeharto adalah Try Sutrisno dimana sebagai
imbalan kegagalan ini HBB diberi keleluasaan untuk menempatkan
orang-orangnya di kabinet. Dan hasil yang terjadi adalah.......
Menurut pendapat saya pribadi orang-orang ICMI turut menyumbangkan andil
dalam kehancuran negara ini dan tentu orang-orang ICMI sebenarnya harus
bertanggung jawab (minimal tanggung jawab moral) dalam kehancuran negara
ini.
Maaf saya tidak membenci ICMI secara organisasi tetapi orang-orangnya itu
lho....

On Mon, 18 Oct 1999, Ahmad Dimpu wrote:

> Tapi kan mesti diperjuangkan ?? Harus ada wadahnya
> dong! Kalau nggak begitu nanti di kuyo-kuyo sama orang
> lain! toh...
> Apa salahnya mereka bikin ICMI ???
>
> Saya cuman ingin tanya apa yang salah dengan ICMI ???
>
> Lha ... kok nggak di jawab seh...
>
> --- Cosmas Damianus Tufan
> <[EMAIL PROTECTED]> wrote:
> >
> > kalem mas, kalem ........
> > sing jernih nek ngomong, mas
> >
> > harap dibedakan antara ISLAM sebagai sebuah
> > rahmat bagi sekalian alam dengan ORANG-ORANG
> > yang mengaku dirinya Islam tetapi tidak/kurang
> > mencerminkan dan menunjukan perilaku yang
> > menunjukan bahwa dirinya merupakan "rahmat
> > bagi sekalian alam".
> >
> > jangan mencampur adukan dan menyamakan
> > kedua hal itu.  Islam terlalu besar dan terlalu
> > agung
> > untuk disamakan dengan hanya sebuah ICMI,
> > apalagi dengan seorang Dawan Rahardjo, Habibie,
> > Ahmad Soemargono, dan sebagainya.
> >
> >
> > -----Original Message-----
> > From: Ahmad Dimpu [SMTP:[EMAIL PROTECTED]]
> > Sent: Friday, October 15, 1999 10:45 PM
> > To: [EMAIL PROTECTED]
> > Subject: Re: [Kuli Tinta] ICMI
> >
> > Hei..bung!
> >
> > Tolong berikan kami penjelasan di milis ini, apa
> > yang
> > salah dengan ICMI.....
> >
> > Saya lihat dinegara ini(bahkan dimilis ini), banyak
> > orang yang mengaku Islam, tapi TAKUT PADA ISLAM..??
> >
> > Ada apa sebenarnya ini ????
> >
> > --- bRidWaN <[EMAIL PROTECTED]> wrote:
> > >
> > > Mendengar wawancara SCTV dengan Prof Dawam
> > > Rahardjo, saya koq semakin yakin dengan apa
> > > yang pernah saya kemukakan disini, bahwa
> > > ICMI sangat dekat dengan Habibie.
> > >
> > > Siapa siapa saja anggota ICMI yang menjadi
> > > anggota MPR, dan dari Fraksi mana saja ?
> > >
> > >
> > > Salam,
> > > bRidWaN
> > >
> > >
> ______________________________________________________________________
> > Untuk bergabung atau keluar dari Milis, silakan
> > LAKUKAN SENDIRI
> > dengan mengirim e-mail kosong ke alamat;
> > Bergabung: [EMAIL PROTECTED]
> > Keluar: [EMAIL PROTECTED]
> >
> > Sambut MASA DEPAN BARU Indonesia!
> >
> >
> >
> >
> >
> >
> >
> >
> >
> >
>
>
> =====
>
> __________________________________________________
> Do You Yahoo!?
> Bid and sell for free at http://auctions.yahoo.com
>
> ______________________________________________________________________
> Untuk bergabung atau keluar dari Milis, silakan LAKUKAN SENDIRI
> dengan mengirim e-mail kosong ke alamat;
> Bergabung: [EMAIL PROTECTED]
> Keluar: [EMAIL PROTECTED]
>
> Sambut MASA DEPAN BARU Indonesia!
>
>
>
>
>
>
>
>
>
>
>
>


______________________________________________________________________
Untuk bergabung atau keluar dari Milis, silakan LAKUKAN SENDIRI
dengan mengirim e-mail kosong ke alamat;
Bergabung: [EMAIL PROTECTED]
Keluar: [EMAIL PROTECTED]

Sambut MASA DEPAN BARU Indonesia!














______________________________________________________________________
Untuk bergabung atau keluar dari Milis, silakan LAKUKAN SENDIRI 
dengan mengirim e-mail kosong ke alamat;
Bergabung: [EMAIL PROTECTED]
Keluar: [EMAIL PROTECTED]

Sambut MASA DEPAN BARU Indonesia!










Kirim email ke