Bung Abdullah Hasan,
Mungkin untuk data kongkrit saya tidak punya (harus nyari dulu ke-Jakarta)
tetapi kalau boleh saya berikan contoh (analisis pribadi saya sendiri)
adalah Menteri Koperasi eranya HBB, yang jelas saya lihat dari permukaan
tempat berkumpulnya orang-orang ICMI. Dan apa yang terjadi mungkin kita
sudah melihat bahwa terjadi ketidakberesan di tubuh departemen tersebut.
Saya pernah memberi kritikan kepada teman saya pengurus ICMI dimana
cenderung ICMI itu mengincar posisi birokratis dalam pemerintahan dan
selanjutnya mensosialisasikan ICMI kepada masyarakat melalui orang-orang
ICMI yang telah menjadi birokrat.
Contoh yang lebih general lagi, adalah setelah HBB (ketua ICMI) menjadi
presiden serasa ICMI semakin exist.
Pertanyaan saya, "Apa yang terjadi dengan ICMI (peran sertanya,
sepakterjangnnya) tanpa HBB????????
Sekali lagi saya tidak ICMI membenci secara organisasi, tetapi 
orang-orangnya itu lho.....

On Tue, 19 Oct 1999, Abdullah Hasan wrote:

> Bung Hotman,
> Bisakah anda kasi data kongkrit beberapa contoh kasus ? ( soal departemen
> tsb.)
> Juga, Secara lebih khusus lagi yang menyangkut sumbangan ICMI pada
> kehancuran negara ini ?
> Saya kenal banyak orang terhormat di ICMI . Akan saya diskusikan dengan
> mereka , dan akan kita diskusikan bersama disini.
> 
> Saya menduga bahwa  perasaan2 semacam itu sebagian besar cuma salah paham ,
> kecurigaan atau dengki saja.
> 
> Salam buat Jusman , bila ketemu.
> 
> Wassalam.
> Abdullah Hasan.
> 
> 


______________________________________________________________________
Untuk bergabung atau keluar dari Milis, silakan LAKUKAN SENDIRI 
dengan mengirim e-mail kosong ke alamat;
Bergabung: [EMAIL PROTECTED]
Keluar: [EMAIL PROTECTED]

Sambut MASA DEPAN BARU Indonesia!










Kirim email ke