Ah inikan beda antara lulusan sekolah elite orba, dan yang berusaha sekolah
tapi mrotol di tengah jalan dan berusaha belajar sendiri sesuai dengan
nurani. Yang lulusan elite orba dapat bermain cantik di pesta SU MPR, yang
mrotol serba ragu-ragu dan gamang persis orang kampung yang ikut pesta
mewah. Semua langkah serba canggung, mau ikut politik dagang sapi, eh yang
didapat politik jagal banteng gemuk.

Marto Blantik Banteng


----- Original Message -----
From: Franca A.S. Wenas <[EMAIL PROTECTED]>
To: <[EMAIL PROTECTED]>
Sent: Friday, October 22, 1999 3:34 PM
Subject: RE: [Kuli Tinta] Selamat untuk Bung Amin Rais


> Saya setuju pendapat anda atas keandalan AR itu. Bagaimanapun dia jelih &
> tajam intuisinya dalam mengamati & memahami SWOT sesuai real kondisi yang
> ada pada partai-partai yang ada.
> Dan atas dasar itu berhasil menetapkan strategi yang efektif. Bagaimanapun
> itu prestasi, & saya acungkan jempol.
>
> Disisi lain saya melihat kondisi PDIP yang sesuai aspirasi pemilihnya &
> platform partai, menjadi serba salah. Disatu pihak tak dapat berkoalisi
> dengan Golkar karena status SQ yang diberinya, sementara dengan PT
terhadang
> penolakan mereka pada masalah gender & sekuler. Itu ssejauh amatan saya.
>
> Jelas dong itu seperti filmnya Warkop yang kita kenal , "maju kena mundur
> kena. Memang disini juga ada salah PDIP dalam memposisikan diri & partai
> lainnya sejak dulu. Sehingga dalam sikon SU ini jadikesulitan karena
> berpegang pada etika politik & hati nurani.
>
> Seandainya situasi itu diantisipasi PDIP jauh hari sebelumnya, maka
niscaya
> PDIP kesulitan ini tidak dialami, juga dengan tidak melakukan politik
> dagang-sapi, yang kata ZN dinamakan aliansi strategis sesaat, suatu
iastilah
> keren yang sama maknanya : mempermainkan aspirasi para pemilihnya.
> Itu ada baiknya, PDIP perlu mempertahankan prinsip mereka yang diyakini
> benar, karena nanti juga akan dinilai masyarakat luas & kritis. Dan
situasi
> ini akan lebih baik saat menghadapi pemilihan presiden y.a.d. secara
> langsung, tanpa melalui perwakilan yang menimbulkan distorsi seperti saat
> ini, yaitu dagang-sapi.
>
> Semoga tidak terlalu panjang. Trim's, FW.
>
>
> > -----Original Message-----
> > From: vana ivanona [SMTP:[EMAIL PROTECTED]]
> >
> > Ini nyindir atau apa ? Pemimpin yang kurang menghargai nuraninya sendiri
> > akan segera termakan 'kala', gitu saja.
> >
> >
> > ----- Original Message -----
> > From: Warsono-Kebumen Asli <[EMAIL PROTECTED]>
> > Assalamu'alaikum Wr. Wb.
> > Selamat Bung Amin..........
> > Ternyata anda seorang politikus yang handal, ini dibuktikan dengan
> > berjalan
> > mulusnya seluruh skenario Anda. Walaupun anda sedikit kecewa dengan
hasil
> > Pemilu 1999, namun anda tetap brilyan untuk bisa memperoleh kursi Ketua
> > MPR,
> > dan skenario akhir Anda tentang pencalonan GUSDUR, juga sukes.
> >
> > Sekali lagi selamat dan Sukes untuk Anda................
> >
> > Bagaimana teman-teman..?????
> > Setuju...?????
> >
> > Warsono-Kebumen Asli
> > [EMAIL PROTECTED]
> >
> >
> > "Bodoh sekali orang yang selalu mmbersihkan seluruh anggota tubuhnya
yang
> > akan menjadi bangkai, tetapi membiarkan hatinya yang kotor"
> >
> >
> >
>
> ______________________________________________________________________
> Untuk bergabung atau keluar dari Milis, silakan LAKUKAN SENDIRI
> dengan mengirim e-mail kosong ke alamat;
> Bergabung: [EMAIL PROTECTED]
> Keluar: [EMAIL PROTECTED]
>
> Sambut MASA DEPAN BARU Indonesia!
>
>
>
>
>
>
>
>
>
>
>
>

______________________________________________________________________
Untuk bergabung atau keluar dari Milis, silakan LAKUKAN SENDIRI 
dengan mengirim e-mail kosong ke alamat;
Bergabung: [EMAIL PROTECTED]
Keluar: [EMAIL PROTECTED]

Sambut MASA DEPAN BARU Indonesia!

Kirim email ke