----- Original Message -----
From: hestu ciptohandoyo <[EMAIL PROTECTED]>
Kalau toh akan terjadi kudeta militer setelah lebaran nanti, menurut saya hal ini
wajar-wajar saja, sebab kenyataan menunjukkan bahwa sipil belum (atau mungkin tidak)
mampu untuk memainkan mekanisme demokrasi yang ilegan.
lc:
Gus Dur benar bahwa pendukung Soeharto masih banyak. Kira-kira kapan ya sipil di
Indonesia akan bisa memainkan demokrasi yang ilegan? Demokrasi yang ilegan itu yang
bagaimana sih?
-------------------
Kedua dalam masyarakat atau negara yang sedang mengalami transisi dari otoritarian ke
demokrasi, maka berbagai kemungkinan akan terjadi. Samuel P. Hutington pernah
mengemukakan bahwa dalam masa transisi tersebut ada kemungkinan dapat berubah ke arah
demokrasi maupun kearah yang lebih otoriter. Ini teori baku dalam dunia ilmu politik.
lc:
Artinya, arah perubahan itu sangat tergantung kepada kekuatan yang ingin mengubah dan
kekuatan yang ingin mepertahankan status quo. Teori adalah sebuah kebenaran umum.
Kalau menggunakan teori Hutington, kearah mana saja perubahan politik di Indonesia
setelah tida kali masa transisi?
--------------------------
Gelombang demokrasi ketiga ( dalam bukunya Samuel P. Hutington) juga memberikan
indikasi bahwa pada umumnya perubahan negara dari otoriter ke demokrasi dipelopori
oleh elit-elit militer. Contoh dalam buku tersebut menunjuk pada perubahan yang
terjadi di portugis yang merupakan awal dari terjadinya gelombang demokratisasi III.
Di Filipina-pun, Corri Aquino tidak mungkin melaksanakan demokrasi dengan menumbangkan
diktator Marcos - secara single fighter. Ia butuh bantuan dari komponen utama yang ada
disana seperti Militer (Fidel Ramos & Honassan) dan pihak gereja (kardinal Sin).
lc:
Pada umumnya adalah sebuah generalisasi. Artinya, hal-hal yang bersifat unik dan
kasuistik diabaikan demi pembenaran kebenaran umum tersebut. Bagaimana Hutington
menjelaskan fenomena Polandia?
-------------------------
Dengan demikian kalau di Indonesia akan terjadi kudeta militer, maka secara teoritis
hal tersebut mungkin saja terjadi.
lc:
Apakah satu teori Hutington cukup menjadi landasan pembenaran kemungkinan kudeta
militer di Indonesia? Apakah kita tidak perlu memperhatikan teori lain sebelum sampai
pada sebuah kesimpulan?
-------------------------
Tetapi persoalannya, apakah Indonesia berani menghadapi embartgo ekonomi dari Amerika
yang pernah terlontar dari mulut Medelin Albright sebelum Pemilu tahun lalu. Dan kalau
hal ini tetap tidak menjadi pertimbangan utama, maka militer harus belajar kepada
Saddam Husein yang selama ini masih survive walaupun di embargo ekonomi oleh barat.
lc:
Apakah hanya faktor-faktor itu yang harus dipertimbangkan oleh militer sebelum sampai
pada kesimpulan untuk mengkudeta atau tidak?
-----------------------
Jadi kalaupun militer akan melakukan kudeta, maka persoalan lain yang harus
diketengahkan adalah, apakah militer dapat menjadi tulang punggung demokratisasi
seperti yang dilakukan oleh militer portugis ketika gel. demokratisasi III
berlangsung. Pendek kata apakah militer Indonesia mengenal tradisi demokrasi secara
universal.
lc:
Sudah membaca blue print reformasi di tubuh TNI?
---------------------
Kalau mereka sudah mengenal dan paham akan demokratisasi (sebagai suatu proses), maka
kudeta yang dilakukan tersebut dapat dikatakan sebagai langkah antara untuk
mengembalikan demokrasi di negeri ini dengan lebih elegan lagi, serta menekan proses
terjadinya disintegrasi sebagaimana dikemukakan dalam thesisnya John Naisbitt, bahwa
demokrasi cenderung menimbulkan disintegrasi.
lc:
Kayaknya Anda perlu menghubungi Soedradjat deh.... Disamping itu, Bagaimana John
Naisbitt bisa menjelaskan 200 tahun sejarah demokrasi Amerika dimana negara-negara
bagian memilih untuk berintegrasi dalam The United States of America?
-------------------
jawab lho pendapat ini, kalau tidak yo uwis ora opo-opo wong diskusi tak berdampak
apa-apa, hanya merupakan sarana pencerahan masyarakat sipil doang.
lc:
Saya sudah menanggapi. Silahkan dijawab pertanyaan-p[ertanyaan itu.
terima kasih bin tengkyu.
lc:
you are well come
ladrang cumanthoko
--
-----------------------------------------------
FREE! The World's Best Email Address @email.com
Reserve your name now at http://www.email.com
-= Dual T3 Webhosting on Dual Pentium III 450 - www.indoglobal.com =-
Untuk bergabung atau keluar dari Milis, silakan LAKUKAN SENDIRI
dengan mengirim e-mail kosong ke alamat;
Bergabung: [EMAIL PROTECTED]
Keluar: [EMAIL PROTECTED]
Sambut MASA DEPAN BARU Indonesia!