From: Yap <[EMAIL PROTECTED]>
To: <[EMAIL PROTECTED]>
Sent: Saturday, February 12, 2000 11:02 AM
Subject: Re: [Kuli Tinta] joke boleh kan?
Siip lah. Spesifik saja mBah, pernah dengar EM4 atau Agrisimba? Itu
merk
dagang bacteriofertilizer , isinya embuh opo, yang jelas micro
organism.
+wah ingat tahun 1994-1995 aku kalau denger EM4. apalagi Agrisimba.
tahun itu yang menawarkan adalah perusahaannya si raja kayu lapis
MBH. dengan tanaman contoh alang-alang, sorghum, dll. yang kesemuanya
memang taneman tahan banting. diberi penyubur dikit, yaa seperti
kucing mencium ikan asin...
so, aku khawatir itu iklan dan project adalah yang dulu juga, cuma
nglungsungi.. ganti kulit. isinya tetap sama, ular beludhak dan
bunglon..
hehe. (dulu itu sempat perusahaan pengedarnya sekalian mempopulerkan
kebun mangga di bogor (parung?)... lho heibat kan, di daerah basah
kuyup nanem mangga yang seneng angin kering....)
yap:
"soil amelorasion" jangan khawatir mBah, biar malaysia memborong
teknologinya, yang modali tetap indonesia, pakai duit pelarian itu
lho. Jadi
pulangnya masih kesini sini juga, walaupun beda kantong.
+memakai metode matra-ismic dari yogya, kok aku khawatir koh yap
ini termasuk yang punya banyak jenis kantong... hehehe....
yap:
Nampaknya cara kompromistis dengan "THEOTECHNOLOGY" harus beranjak
dari metoda penguatan the native bacteria, sehingga sudah familiar
dengan lingkungannya tetapi telah disuntik dengan keunggulan tertentu.
Ini kan masuk kawasan bioteknologi mBah?
+lha ini yang menarik dari dunia ilmu-ghaibnya biology. mengerjakan
barang-barang yang nggak kasat mata, cuma membaca gejala dan
jejak-nya... hahaaa. sementara itu dunia mikrobiologi tanah yang
menyangkut bacteri dan cendawan bermanfaat, telah puluhan tahun
dibedah dan diteliti oleh sarjana-2 russia dan israel. (nggak tahu
tuh,
kemana-mana membaca literatur selalu ketemu nama-nama berakhiran
kov atau chev atau levi, caine dll). untuk tanaman keras kok mereka
lebih tertarik dan menggeluti mikroorganisme tradisional seperti
Anabaena,
Cyanobacter, dan puluhan marga cendawan rhizosphaeric.
sebaliknya orang anglo-amerika lebih tertarik mengubah si tanaman
lewat
jasa bakteri. membuat generan, recombinan atau transgeneran baru.
beberapa bulan lalu malah aku sempat baca orang membikin buah terong
tanpa biji yang bisa tumbuh melebihi buah normal setelah tanamannya
diubah bakatnya..... talentanya disisipi gen dari tanaman lain lewat
jasa bakteri dan amoeba.... nah ayo tinggal pilih....
kalau masih tetap di EM4 dan Agrisimbah.. eh... Agrisimba, aku kok
tetap percaya mereka hanya berperan sebagai katalisator bagi
ketersediaan hara dan retensi air. mereka tak bisa mengubah komposisi
kimiawi tanah. (dah ada percobaan mengetest mereka dengan media
tanam bahan INERT nggak koh? semisal vermiculite atau pasir 100%.
kalau pernah dan berhasil.. baru aku perlu belajar jauh lagi... hehehe
buat
mencari tahu kemampuan bakteri menciptakan kesuburan di media Inert)
yap:
Kalau soal bikin buku cara praktis ber-ngapain aja, di Gramedia ada
setumpuk mBah, tapi memang benar yang nulis bukan sarjana yang
sekolahnya sudah dibiayai rakyat itu. Biasanya mereka praktisi. Tetapi
kalaupun ditulis buku dakik dakik ya buat apa, wong nggak banyak yang
senang baca, apalagi beli buku, jauuh. Yang lebih masuk akal kan
langsung diajak kelapangan, disolusi kebutuhan hidupnya secara basic,
dan ditraining dengan learning by doing, kayak caramu berkebun di
Sukamantri itu lho. Wis nggak ada metoda yang lebih effektip. Makanya
saya gunakan juga metoda pendampingan. Wong kebanyakan masuk kuadran
tidak mampu dan tidak mau kok, apalagi yang lebih tepat solusinya
kalau bukan drilling. Di challenge ya malah lari, di selling yang
nggak ngerti, apalagi di delegating, tambah bubrah.
+lha itu sayangnya. penulis-2 buku pertanian justru dari para
praktisi. yang
kadang-2 terlalu berekstrapolasi. lha masa memproyeksikan produksi
lombok sehektar 31 ton dan laku semua di pasar, dengan harga sekilo
5000 repes lagi.... ya ngiler semua para pemilik tanah.... hahahaa..
maksudku mencari pustaka dengan bahan tanaman "nyleneh", krangkongan
itu kan memancing perhatian orang lain. bahwa ternyata di dalam
tanaman-2 atau tetumbuhan aneh-aneh begitu tersimpan informasi, sekali
lagi, Theotechnology yang kaya raya. ambil contoh Arabidopsis yang
sekarang merajai dunia biotechnology international untuk mempelajari
dunia TALENTA tanaman (bakat atau genetik.. hehe bukan duit lho,
soal hasilnya duit atau talentum, talenton mah urusan pasti...). di
indonesia
ada tempuyung penghancur batu ginjal sistemik dan pengurus badan yang
sehat (yang telah memanfaatkan adalah dr. Soekarto pemilik Teh
Cibinong.
ada lagi "krangkongan" yang dulu menjadi sarang alami bagi predator
wereng-werengan... hayoh.... koen.... nggladrah mbok ben....
yap:
Sakitu heula nya mBah, engke list-na dikintun ku japri wae, Insya
Allah,
ngarah henteu ngaganggu nu sanes.
+nuhun pisan euy... geura rek urang urus japri ti engkoh teh. maksad
urang
heunteu brasil mah ngurus nu ti engkoh tea.... sanes urusan dina jepun
ieu..
mangga ah, ti payeunan....
aKiSoeL
-------------
juragan milist sorangan [EMAIL PROTECTED]
- Kirim bunga untuk handaitaulan & relasi di jakarta www.indokado.com
-- Situs sulap pertama di Indonesia http://www.impact.or.id/dmc-sulap/
Untuk bergabung atau keluar dari Milis, silakan LAKUKAN SENDIRI
Bergabung: [EMAIL PROTECTED]
Keluar: [EMAIL PROTECTED]
Sambut MASA DEPAN BARU Indonesia!