Cak Gigih, sentimentil amat. Calm down, cak, Belanda masih jauuuh.
Laopo peno ludrukan terus ngono.
Ayo, mbalik jalur normal, omong omongan biasa. Aku rak ngguyu thok ndelok
omong omongan peno iku. Wis cak, ganti halaman.
Yok opo edisi portabel. Jik mbahas milis esek esek tah?
Oh ya, ini ada cerita, tapi cuma dongeng lho...
Malem Minggu kemarin Anton ke Hard Rock Cafe. Dideketi cewek sensual. Si
cewek main tembak langsung, pakai bahasa romantis lagi.
"Mas, aku dapat merubah mimpimu jadi nyata. Limas ratus ribu saja..."
Katanya sambil nempelin gunung hangatnya kebahu Anton.
"Lima ratus? Mahal amat.." kata Anton sambil deg degan juga.
"Nggak la maas. Aku bisa main atraksi macam macam kok" sekarang tangan si
cewek sudah gerilya mengelus paha Anton dengan arah dari bawah makin
keatas."Sebut saja tiga kata apapun, dan aku sanggup melakukannya" kata si
cewek puitis.
Gile juga ni cewek, pikir Anton sambil matanya nggak bisa terbuka lebar
lagi. Tiba tiba Anton tersenyum menatap sicewek dalam jarak kurang dari 5
centimeter. "OK lah, hayo. Sekarang saya sebut tiga kata yang kamu mau:
--- Stop disini dulu, kira kira apa yang dikatakan Anton? Siapa saja boleh
jawab!!! (tapi nggak berhadiah, maklum nggak tahu dimana namanya, siapa
rumahnya...)
Yap
(ayo ngguyu, ngguyu maneh....)
----- Original Message -----
From: GIGIH NUSANTARA <[EMAIL PROTECTED]>
To: <[EMAIL PROTECTED]>
Sent: Wednesday, 16 February 2000 9:00 PM
Subject: Re: [Kuli Tinta] Mari ketawa untuk posting nggak mutu kayak gini
>
> > Bila ketegangan
> > ini semakin runcing dan akhirnya meledak menjadi
> > perang beneran antar agama
> > di seluruh Indonesia, gampang diperkirakan pihak
> > mana yg bakal 'habis' ...
>
> Wah..... ?
> Takut dong !
> Gawat, nih !
> Tulung... Tulung.... !
> Ada yang mengancam .... !
> Duh maaf, ndoro tuwan....!
>
> > Mungkin ada sedikit rasa
> > puas karena Anda merasa unek2 Anda terwakilkan oleh
> > posting2 vulgar itu, itu
> > bisa saya pahami. Tapi mohon pertimbangkanlah
> > konsekuensi jangka panjangnya.
>
> Gawat... !
> Mati gua ... !
> Jadi gitu to akibatnya ?
> Maap lho saudara-saudara Nasrani
> Gara-gara, antara lain aku, yang Muslim ini..
> Ini sudah ada tanda-tanda main keras, nih !
> Cepet deh bikin bantahan, kalau 'ndak diwakili'
> Bilang ndak ikut-ikut...
>
> >
> > Sepanjang
> > pengamatan saya - semoga keliru - posting2 itu dari
> > mereka yg sedang
> > mengalami krisis kepercayaan kepada agama, atau yang
> > cenderung kepada sikap
> > anti agama.
>
> Wah tiwas-tiwas aku melolong ke hadapanmu ya Rabbi
> Mendremimilkan doa-doa panjang bagi yang teraniaya
> Meneteskan air mata dalam sujudku yang dalam
> Ketika dentang jam 2 tengah malam
> Dalam menikmati sebuah sholat di tengah malam
> Ya, Allah...
> Jangan sempat sedetik pun hati ini 'anti agama'
> Semoga itu cuma anggapan
> Dan bukan fitnah
> Ampuni ya Allah....
>
> >
> > Aada jalan tengah: biarkan
> > anggota milis dari alamat
> > yg jelas memposting tulisan mereka secara bebas,
> > tapi bagi anggota yang
> > menggunakan alamat gratisan, tidak diperkenankan
> > posting, hanya membaca
> > saja.
> >
> > Bagaimana?
> >
>
> Kalau sebegitu berat ancamannya
> Sampai harus ada yang 'habis' segala
> Dengan seijin sahabat semua
> Inilah postingku di milis ini ....
>
> Sampai jumpa, entah di mana ....
>
> Pamit undur
>
> =====
> Sugih durung karuwan, sombong didisikno...
> __________________________________________________
> Do You Yahoo!?
> Talk to your friends online with Yahoo! Messenger.
> http://im.yahoo.com
>
> - Kirim bunga untuk handaitaulan & relasi di jakarta www.indokado.com
> -- Situs sulap pertama di Indonesia http://www.impact.or.id/dmc-sulap/
> Untuk bergabung atau keluar dari Milis, silakan LAKUKAN SENDIRI
> Bergabung: [EMAIL PROTECTED]
> Keluar: [EMAIL PROTECTED]
>
> Sambut MASA DEPAN BARU Indonesia!
>
>
>
>
>
>
>
>
>
>
>
>
- Kirim bunga untuk handaitaulan & relasi di jakarta www.indokado.com
-- Situs sulap pertama di Indonesia http://www.impact.or.id/dmc-sulap/
Untuk bergabung atau keluar dari Milis, silakan LAKUKAN SENDIRI
Bergabung: [EMAIL PROTECTED]
Keluar: [EMAIL PROTECTED]
Sambut MASA DEPAN BARU Indonesia!