--- Ferli Iskandar <[EMAIL PROTECTED]> wrote:

> menggunakan freemail tidak mungkin menyalahgunakan mailnya?',
> karena kita
> memang sedang berbicara soal 'degree of possibility', dan akal
> sehat
> mestinya gampang setuju bahwa freemail membuka peluang lebih besar
> bagi
> penyalahgunaan ketimbang yg tidak. Mbak Erviana, Mas Bimbing, Mas
> Bambang,
> Mbak Che, (dan entah yg lain - mis. Pabu, Ladrang, Marto "???")
> ternyata
> adalah satu orang yg sama. 

Meski sebenarnya ogah nanggapi, saya cuma mau tanya dan komentar ke
pemuja saya ini. Tolong berilah contoh riil penyalahgunaan e-mail,
terutama yang berhubungan dengan pendapat yang dikemukakan lewat
tulisan? 

Apakah penyalahgunaan itu berupa pembentukan opini ? Kalau ya kenapa
tidak dilawan dengan opini yang berlawanan ? Jaman sekarang sudah
kuno mempersoalkan siapa lawan baku e-mail. Opini harus dibalas
dengan opini. Kalau anda pemuja Amien Rais dan Muslim yang amat taat
habis-habisan, berilah opini, dimana kebaikan Amien, ketokohannya
dalam reformasi, dimana kehebatan Islam atau Poros Tengah. Kalau yang
ditonjolkan adalah perasaan ketersinggungan yang mewujud dengan
mempersoalkan si pengirim posting maka yah jadinya seperti posting
anda ini, merengek-rengek terus.

E-mail adalah sarana komunikasi yang MELULU berdasarkan tulisan.
Bahasa verbal dan tubuh tidak dapat dideteksi, apalagi jenis kelamin
tidak dapat dideteksi, sehingga kemungkinan terjadi kesalahpahaman
besar sekali. Oleh karena itu bila terlalu mengandalkan perasaan
(yang sangat personal sekali), jadinya ya seperti anda itu. Semua
akhirnya dinilai hitam putih. 

Kalau ingin dikontrol ya kayak milis perempuan saja, sebelum jadi
member, calon harus setor data pribadi dahulu, baru diijinkan masuk.
Tapi saya meragukan efektifitasnya, karena data bisa dimanipulasi,
termasuk jenis kelamin.

> 
> Anda punya ide lain supaya diskusi di milis ini terhindar dari
> penyalahgunaan freemail? 

Ada dan gampang, anda tinggal unsubscribe dari milis ini, maka anda
terhindar dari freemail dan segala ketersinggungan perasaan anda.
Beres toh.
> 
> Salam,
> Ferli
> 
> 
> -----Original Message-----
> From: Yap [mailto:[EMAIL PROTECTED]]
> Sent: Monday, 28 February 2000 2:00 pm
> To: [EMAIL PROTECTED]
> Subject: Re: [Kuli Tinta] Pabu Sacilat
> > > Mc Cain dengan Bush pun mampu 'bertikai' dalam topik keras
> tanpa
> kehilangan
> > > kendali diri untuk menyerang privacy.
> >
> > WAM:
> > Itu kan McCain dan Bush. Mereka kan pakai nama asli dan _nggak
> neko-neko_.
> > Kalau Pabu nggak mampu meniru mereka, ya wajar saja toh.
> >
> Yap:
> Tergantung kadar akuntabilitasnya. Cobalah lihat di ribuan milis
> lainnya,
> kasusnya sama, dan thread mempersoalkan identitas beneran ini sama
> sekali
> nggak populer. Termasuk dimilis serius topica.com, MBTI, forex.com,
> egroups.com, globelists.com dsb. Saya yakin pakar Yahoo.com,
> Geocities.com,
> hotmail.com, usa.net dan lainnya mempunyai reasoning yang valid
> untuk
> memberi kesempatan ber freemail. Sekurangnya encouraging! Yang
> menjadikan
> setiap hari lebih dari 50.000 penduduk Amerika menambah komunitas
> internet
> yang sekarang diseluruh dunia mencapai lebih dari 300 juta manusia.
> Lebih
> dari 75% pakai freemail untuk berbagai keperluan, dan menggunakan
> user name
> dari ISP-nya untuk keperluan tertentu. Itu juga kasus dalam bulk
> email yang
> dikalangan marketer laris bak kacang goreng dan mengalirkan jutaan
> dollar
> per hari. Amazon.com dan Yahoo.com tidak akan berada diperingkat
> puncak
> saham favorit dunia kalau freemail dihapuskan dari kemungkinan
> bertelekomunikasi didunia maya, yang memungkinkan kedua perusahaan
> itu
> menggaet revenue 'billions of dollars' per tahun. Keunggulan Bill
> Gate dalam
> positioning di software computer sudah berlalu, dan menempatkan
> Microsoft
> Inc. hanya diperingkat 11 saham IT, walaupun IT sendiri merupakan
> kelompok
> usaha dengan rating tertinggi diantara seluruh saham dibursa dunia.
> Dan
> outputnya sangat bervariasi, mulai dari persahabatan,
> persekongkolan,
> bundles of cash, sampai keseimanan. Untuk alasan dan sasaran
> tertentu
> seorang terkemuka dan sangat credible menggunakan freemail tanpa
> kehilangan
> akuntabilitas. Diantaranya menghindarkan hello effect.. Reasoning
> anda
> mempertanyakan 'nama samaran' dan freemail termasuk yang valid,
> tetapi nggak
> seluruhnya begitu. Di Indonesia, sebuah release "Langit Makin
> Mendung" oleh
> Ki Panji Kusmin sama sekali tidak menebar fitnah. Dan sampai hari
> ini tidak
> satupun berani memastikan bahwa tokoh itu adalah HB Yassin. Kang
> Djalal (Dr
> Djalaluddin Rachmat- pemuka Syiah Indonesia) menggunakan 'nama
> samaran' dan
> mendapat akseptansi jauh lebih luas daripada ketika memakai nama
> sebenarnya.
> Dengan nada canda, ketika terbalik memasang name-tag-nya seorang
> boss
> berujar : Everybody knows me. Nama samaran, jelas usaha
> menyembunyikan
> identitas asli, tetapi tidak selalu berkonotasi negatip. It
> depends. Inama
> amalu bil niat. Nama lembaga, gelar akademis, jabatan, kelompok,
> asal usul
> dan sebagainya sangat berpotensi memunculkan hello effect yang
> membuat bias
> komunikasi, ketika etika, budaya dan nyali turut berperan untuk
> membonsai
> logika. Itu tergantung apakah seseorang ingin mendapat kredibilitas
> dan
> legitimasi karena predikat yang disandangnya (gelar akademis atau
> organisasi
> yang diwakilinya, misalnya) atau dari apa yang dikatakannya.
> Kecuali kalau
> sudah tidak punya apa apa selain kebesaran nama.
> 
> - Kirim bunga untuk handaitaulan & relasi di jakarta
> www.indokado.com 
> -- Situs sulap pertama di Indonesia
> http://www.impact.or.id/dmc-sulap/
> Untuk bergabung atau keluar dari Milis, silakan LAKUKAN SENDIRI 
> Bergabung: [EMAIL PROTECTED]
> Keluar: [EMAIL PROTECTED]
> 
> Sambut MASA DEPAN BARU Indonesia!
> 
> 
> 
> 
> 
> 
> 
> 
> 
> 
> 
> 
__________________________________________________
Do You Yahoo!?
Talk to your friends online with Yahoo! Messenger.
http://im.yahoo.com

- Kirim bunga untuk handaitaulan & relasi di jakarta www.indokado.com 
-- Situs sulap pertama di Indonesia http://www.impact.or.id/dmc-sulap/
Untuk bergabung atau keluar dari Milis, silakan LAKUKAN SENDIRI 
Bergabung: [EMAIL PROTECTED]
Keluar: [EMAIL PROTECTED]

Sambut MASA DEPAN BARU Indonesia!










Kirim email ke