> -----Original Message-----
> From: Begaya Wisnu [SMTP:[EMAIL PROTECTED]]
> Sementara, pihak lain, entah AR atau siapa saja, lebih banyak menjawabya
> dengan ancaman, tudingan,
> labelisasi, yang dalam banyak hal malah menutup peluang diskusi. Untung
> yang ditanggapi adalah Gus
> Dur. Orang lain bisa-bisa sudah cep-klakep.
>
Ini masalah psikologi atau apa ya. Menurut anda ancaman, tudingan, adalah
luar biasa jadi bagaimana GD tidak cep klakep adalah hal yang luar biasa
pula. Menurut saya kok nggak. Ancaman, tudingan (kalau memang benar ada)
mestinya adalah hal biasa aja, selama belum terlaksana. Justru jadi luar
biasa, kalau hanya karena itu trus jadi cep klakep, kaya' yang kita lakukan
32 tahun terakhir.
Belum kalau dilihat ancaman dan tudingan itu datangnya dari AR atau siapa
saja - yang notabene tidak pegang kekuasaan dan tidak punya bedil. Cep
klakep? ah penakut amat.
Soal menutup peluang diskusi, nggak juga deh. Yang ngancam dan nuding trus
aja, yang nglempar polemik juga nggak surut, diskusinya tetap jalan kok
dimana-mana.
"Ancaman", "tudingan", kritik, pede aja lagi ...
Bayu
- Kirim bunga untuk handaitaulan & relasi di jakarta www.indokado.com
Untuk bergabung atau keluar dari Milis, silakan LAKUKAN SENDIRI
Bergabung: [EMAIL PROTECTED]
Keluar: [EMAIL PROTECTED]
Sambut MASA DEPAN BARU Indonesia!