Pak Janto,

DI milis lain, surat itu telah dipelintir dan
dikomentari dengan komentar yang proyektif dan
provokatif. Seakan kebenaran hanya milik seseorang atau
golongan. Benar memang, mayoritas Ketidak Puasan itu
bersumber pada kehilangan the Existig Benefit ketimbang
sumber lain.

Yah..., memang masih dalam taraf demikian sebagian
bangsa kita.

Kemarin saya melewati daerah pedesaan sekitar Grabag,
Salam dan Magelang. Kehidupan berjalan dengan damai,
anak-anak ceria memakai sarung dan pecis di Masjid.
Sungfguh sangat kontradiktif memang bila dibandingkan
dengan hiruk pikuk politik dan informasi di sekitar
Pusat Kekuasaan. Padahal akar dan potensi bangsa kita
ada di desa dan bukan di Senayan serta Jakarta.

Berapa persen sih suara yang ada di Senayan itu berasal
dari desa?  Mengapa rahmat bagi semua rang tidak tidak
tercermin dalam kehidupan berbangsa dan bernegara. ?


----- Original Message -----
From: jsujanto <[EMAIL PROTECTED]>
To: <[EMAIL PROTECTED]>
Sent: Friday, May 05, 2000 3:07 PM
Subject: [Kuli Tinta] Surat Penting


Dear Friends,
terlampir surat penting.
Janto
But what is liberty without wisdom, and without virtue?
It is the greatest of all possible evils; for it is
folly, vice and
madness, without tuition or restraint.
Burke 1729-1797



-------------------------------------------------------
-------------------------


- Kirim bunga untuk handaitaulan & relasi di jakarta
www.indokado.com
Untuk bergabung atau keluar dari Milis, silakan LAKUKAN
SENDIRI
Bergabung: [EMAIL PROTECTED]
Keluar: [EMAIL PROTECTED]

Sambut MASA DEPAN BARU Indonesia!












- Kirim bunga untuk handaitaulan & relasi di jakarta www.indokado.com 
Untuk bergabung atau keluar dari Milis, silakan LAKUKAN SENDIRI 
Bergabung: [EMAIL PROTECTED]
Keluar: [EMAIL PROTECTED]

Sambut MASA DEPAN BARU Indonesia!











Kirim email ke