Dear Friends,
terlampir surat penting.
Janto
But what is liberty without wisdom, and without virtue?
It is the greatest of all possible evils; for it is folly, vice and
madness, without tuition or restraint.
Burke 1729-1797
Received: from hk.egroups.com (hk.egroups.com [208.50.144.91])
        by asahan.cabi.net.id (8.8.8/8.8.8) with SMTP id NAA26985
        for <[EMAIL PROTECTED]>; Fri, 5 May 2000 13:47:10 +0700 (JAVT)
X-eGroups-Return: [EMAIL PROTECTED]
Received: from [10.1.10.38] by hk.egroups.com with NNFMP; 05 May 2000 06:47:47 -0000
Received: (qmail 27254 invoked from network); 5 May 2000 06:47:45 -0000
Received: from unknown (10.1.10.26) by m4.onelist.org with QMQP; 5 May 2000 06:47:45 
-0000
Received: from unknown (HELO smtp.telkom.net) (203.130.252.41) by mta1 with SMTP; 5 
May 2000 06:47:43 -0000
Received: (qmail 6050 invoked from network); 5 May 2000 06:53:35 -0000
Received: from unknown (HELO power) (203.130.248.154) by smtp.telkom.net with SMTP; 5 
May 2000 06:53:35 -0000
Message-ID: <001201bfb65d$b8110480$9af882cb@power>
To: "konsumen" <[EMAIL PROTECTED]>
X-Priority: 3
X-MSMail-Priority: Normal
X-Mailer: Microsoft Outlook Express 4.72.3110.1
X-MimeOLE: Produced By Microsoft MimeOLE V4.72.3110.3
From: "Rita" <[EMAIL PROTECTED]>
MIME-Version: 1.0
Mailing-List: list [EMAIL PROTECTED]; contact [EMAIL PROTECTED]
Delivered-To: mailing list [EMAIL PROTECTED]
Precedence: bulk
List-Unsubscribe: <mailto:[EMAIL PROTECTED]>
Date: Fri, 5 May 2000 13:26:58 +0700
Reply-To: [EMAIL PROTECTED]
Subject: [konsumen] Fw: Surat dari keluarga Presiden Gus Dur
Content-Type: text/plain; charset=US-ASCII
Content-Transfer-Encoding: 7bit
X-UIDL: b7eb89ede2cf2530624fdae8b1930f6a

Rekan-rekan sekalian,

Meneruskan surat ini ke teman-teman atau milis yang anda ketahui juga
adalah bagian upaya dan tindakan nyata kita memberantas KKN (Kolusi,
Korupsi dan Nepotisme). Saya pastikan bahwa surat ini asli dan sudah
dimuat di Harian Jawa Pos hari ini. Saya adalah salah satu karyawan Jawa
Pos yang siap dihubungi kapanpun lewat email ini atau alamat
[EMAIL PROTECTED]


JAWA POS, 4 Mei 2000
Penjelasan Keluarga KH Abdurrahman Wahid


Bapak Dahlan Iskan

Pimpinan Redaksi Jawa Pos di Surabaya
email : [EMAIL PROTECTED]
No. Fax 031-828 5555

Dengan hormat,

Belakangan ini disinyalir adanya orang-orang tertentu yang berusaha
untuk mencari keuntungan pribadi ataupun kelompok dengan mengatasnamakan
Bapak KH Abdurrahman Wahid selaku Presdien Republik Indonesia. Orang orang
ini,
yang jumlahnya cukup banyak, bertindak dengan cara sebagai berikut:

1. Sebagian dari mereka mengajukan proposal usaha kepada instansi yang
terkait untuk perizinan, dukungan dana, dan sebagainya. Dengan
menunjukkan hubungan dekat dengan bapak (dalam bentuk foto bersama
ataupun kisah-kisah tentang kedekatan dengan bapak), mereka meyakinkan
bahwa proposal usaha tersebut seolah-olah sudah ''direstui'' oleh bapak.

2. Sebagian lagi mencoba menggaet partner bisnis dari dalam negeri serta
dari luar negeri yang ingin berinvestasi di Indonesia, dengan
iming-iming prosedur yang jauh lebih mudah dan pasti berhasil karena ada
jaminan dari bapak. Para investor yang naif ini pun dijanjikan akan
dipertemukan dengan Bapak.

3. Beberapa orang yang sedang mengalami kesulitan, baik dalam bidang
peradilan maupun usaha, berusaha menggunakan nama bapak agar mendapatkan
dispensasi atau kemudahan dalam penanganan kasus mereka. Sebagian yang
lain menggertak instansi yang terlihat menyulitkan usaha atau bisnis
mereka dengan menyatakan akan mengadukan perlakuan tidak baik tersebut
kepada bapak.

4. Ada juga yang secara perorangan ataupun kelompok yang menyatakan
bahwa mereka dapat mengusahakan untuk mendapatkan jabatan tertentu
karena kedekatan mereka dengan bapak, dengan meminta imbalan dalam
jumlah yang sangat besar.

5. Lebih jauh, mereka sering membuat suatu keputusan tentang satu hal,
lalu menyatakan bahwa keputusan tersebut datang dari bapak. Misalnya,
menentukan lokasi usaha, dan sebagainya.

6. Seringkali, mereka menggunakan institusi Istana Merdeka untuk
memuluskan permintaan mereka. Dengan mengaku sebagai staf di istana,
mereka meminta fasilitas-fasilitas yang mereka incar.

7. Dalam kasus-kasus tertentu, aktivitas sosial pun digunakan untuk
mencari dana dan koneksi. Misalnya, hanya karena dinikahkan oleh bapak
atau bapak menjadi saksi nikahnya, kemudian mengaku sebagai anak angkat
bapak dan dekat dengan bapak, dan menggunakannya untuk menekan
orang-orang lain, Padahal, di seluruh Indonesia ini, sudah beratus orang
yang dinikahkan oleh bapak.

Sehubungan dengan hal tersebut di atas, saya atas nama keluarga inti KH
Abdurrahman Wahid, Presiden Republik Indonesia, menerangkan sebagai
berikut:

1. Walaupun terdapat hubungan kekerabatan/persahabatan, bapak tidak
pernah mendukung atau merestui penggunaan nama beliau seperti tertera di
atas. Saudara adalah saudara, teman adalah teman, tetapi pekerjaan tidak
bisa dicampuradukkan dengan keduanya. Dalam hal usaha/bisnis dan
investasi, bapak berprinsip kompetisi yang sehat sehingga siapapun
berhak untuk melakukan bisnis apapun, sesuai dengan prosedur yang baku.

2. Selain nama bapak, nama-nama anggota keluarga inti bapak juga
disinyalir disalahgunakan. Untuk itu, harap diwaspadai apabila nama-nama
tersebut berikut ini tercantum dalam proposal atau apapun:

a. Ibu Sinta Nuriyah Rahman (istri)
b. Alissa Qotrunnada Munawaroh Rahman (anak)
c. Zannuba Arifah Chafsoh/Yenny Wahid (anak)
d. Anitta Hayatunnufus Rahman (anak)
e. Inayah Wulandari Wahid (anak)
f. R. Erman Royadi (menantu)

Dengan ini secara tegas saya menyatakan bahwa bapak dan keluarga tidak
terlibat dan karenanya tidak bertanggungjawab atas tindakan dan
perbuatan
orang-orang yang menyalahgunakan nama bapak dan keluarga untuk
kepentingan
apapun, walaupun benar adanya hubungan kerabatan maupun persahabatan
dengan
orang-orang tersebut.

Saya mengimbau agar dapat kiranya semua pihak lebih waspada terhadap
tindakan-tindakan orang-orang yang tidak bertanggungjawab tersebut, dan
agar lebih baiknya, dalam menghadapi situasi seperti ini dapat melakukan
konfirmasi kepada saya melalui telepon : 021-384 5001 psw. 060, 021-348
30915 atau faksimile : 021-345 6535, 021-348 30915 atau handphone 0812
994 4475 untuk menentukan tindak lanjutnya.

Saya akan berterima kasih, jika redaksi berkenan menyebarkan isi surat
ini. Atas perhatian dan bantuannya, saya ucapkan terima kasih.

Atas nama Keluarga KH Abdurrahman Wahid,

ALISSA QOTRUNNADA M. RAHMAN,
Jl Al Munawaroh No 10
Ciganjur, Jakarta Selatan
Telp 021-78885918 fax 021-78889221

--------------------
Atas nama karyawan Jawa Pos, saya juga ikut prihatin atas kejadian ini.
Dan pada anda yang menerima email anda, harap segera ikut
menyebarluaskannya. Paling tidak dilingkungan perusahaan saudara,



Iwan Samariansyah
-----------------
Wartawan Jawa Pos
Biro Jakarta





To Post a message, send it to:   [EMAIL PROTECTED]

To Subscribe, send a blank message to: [EMAIL PROTECTED]

To Unsubscribe, send a blank message to: [EMAIL PROTECTED]




- Kirim bunga untuk handaitaulan & relasi di jakarta www.indokado.com 
Untuk bergabung atau keluar dari Milis, silakan LAKUKAN SENDIRI 
Bergabung: [EMAIL PROTECTED]
Keluar: [EMAIL PROTECTED]

Sambut MASA DEPAN BARU Indonesia!









Kirim email ke