Dalam bahasa Jawa yang saya pahami, _kaul_ berarti dua hal. Pertama,
melakukan sesuatu sebagai imbalan karena tercapainya suatu impian. Kedua,
berbuat berlebih-lebihan karena dianggapnya tidak aturan yang melarang hal
itu. 

Yang saya dengar dan baca, DPR dan DPRD saat ini seolah sedang _kaul_.
Dalam artian _berpesta pora_. Gaji dinaikkan senak perut. Sampai-sampai
menelan separo PAD (kasus Sumbar). Piknik keluar negeri dengan alasan
_studi banding_.  Nggak tahu saya, kemana hilangnya moralitas anggota
DPR(D) yang mereka gembar gemborkan pada saat kampanye? Atau, pada
dasarnya mereka memang tak bermoral?




  


- Kirim bunga untuk handaitaulan & relasi di jakarta www.indokado.com 
Untuk bergabung atau keluar dari Milis, silakan LAKUKAN SENDIRI 
Bergabung: [EMAIL PROTECTED]
Keluar: [EMAIL PROTECTED]

Sambut MASA DEPAN BARU Indonesia!











Kirim email ke