WAM: Beginilah kalau orang yang tidak biasa berdemokrasi dikritik. Apakah Jawa pos itu pers sebangsa Playboy atau Penthouse yang bisa dikategorikan sebagai barang haram? Apakah urusan haram atau halal itu cuma semata-mata berdasarkan kritikan yang ditujukan kepada presiden? Alangkah kasihannya agama kita kalau begitu. Setahu saya, barang haram atau halal itu sudah ditentukan Allah. Bukan manusia yang menentukan halal atau haramnya. Jawa POs juga bukan sebangsa media yang suka menghujat Islam. Lalu, buat apa diharamkan? PS. Mbah Gigih, yok opo komentare sampeyan? Sebagai orang Islam, opo sampeyan nggak sedih, soal haram-halal kok cuma disangkutpautkan dengan urusan dunia sekecil itu? Bahwa orang NU mau memboikot JP, itu syah saja. Tapi, jangan dikaitkan dengan soal haram- halal lah. - Kirim bunga untuk handaitaulan & relasi di jakarta www.indokado.com Untuk bergabung atau keluar dari Milis, silakan LAKUKAN SENDIRI Bergabung: [EMAIL PROTECTED] Keluar: [EMAIL PROTECTED] Sambut MASA DEPAN BARU Indonesia!
