Maaf judulnya agak sangar....ngikuti yagn lain.


Mungkin Jawa Pos ada "beberapakali"  (2 kali kata elit NU) yang katanya
menyudutkan/ menghina dan memfitnah NU (end
antek-anteknya)..............secara sepontan, karena "kesilapan" itu,
langsung ada pihak yang mengajak membaikot atau mau "mengharam"kan JP untuk
di baca.

Tapi mengapa tidak ada yang mengajak memboikot atau mengharamkan Gus Dur
untuk melanjutkan tugas sebagai Presiden RI, yang nota bene telah
"berkali-kali" menghina dan memfitnah satu kelompok atau
individu...........???????????

Dimana sifat amanah elit-elit NU dalam menegakkan keadilan.

Dulu Waktu Sang Raja Masih bertahta, kesana-kemari membawa sang putri untuk
dicalonkan sebagai pemimpin masa depan............

Sekarang sedang berkuasa...okelah.
Tapi nanti gimana jika "kelompok" lain wakilnya menjadi president dan
melakukan hal yang sama.....?


White Crow


- Kirim bunga untuk handaitaulan & relasi di jakarta www.indokado.com 
Untuk bergabung atau keluar dari Milis, silakan LAKUKAN SENDIRI 
Bergabung: [EMAIL PROTECTED]
Keluar: [EMAIL PROTECTED]

Sambut MASA DEPAN BARU Indonesia!











Kirim email ke