>From: "mBah Soeloyo" <[EMAIL PROTECTED]>
>Reply-To: [EMAIL PROTECTED]
>To: <[EMAIL PROTECTED]>
>Subject: Re: [Kuli Tinta] Fwd: [is-lam] Ambon-Lasjkar Jihad-Kita
>Date: Tue, 13 Jun 2000 18:03:00 +0900
>yang jelas saya pernah sebangku dan grudak gruduk dengan
>netter yang namnya usman-maine itu..
>jadi no comment lah.... (lha apal sak jerohannye...)
>salam,
>mbah soel
>---------------
Poirot:
Tulisan si Embah ini bisa bikin orang penasaran. Terutama
kalimat --"no comment lah (lha apal sak jerohannye)--
Kesannya negatif.
Apakah anak itu dulu memang jahat Mbah? Atau sebaliknya dia
rajin ikut pengajian kampus? Yang tak pernah Mbah hadiri?
Atau Embah yang rajin ikut pengajian kampus tapi kawan Embah
itu tak pernah datang?
Kemudian, apakah Embah masih grudak-gruduk setelah tidak
sebangku? Dan sejak kapan si Embah tidak grudug-grudug
lagi? Kemarin? Setahun? Lima tahun? Sepuluh tahun?
Lima belas tahun? Mana lebih lama, saat Mbah grudag-grudug
atau saat berpisah? Kalau Mbah grudag-grudug di SMA paling
lama hanya 3 tahun. Kalau masa itu di perguruan tinggi,
paling lama 5 tahun. Nah, sekarang sudah berapa lama Mbah
pisah dengan kawan Mbah itu? Kok Mbah masih bisa bilang
tahu jerohannya?
Apakah jeda waktu itu masih membuat seseorang seperti
yang Embah kenal? Atau malah ada perubahan ke arah yang
lebih baik?
Kalimat Mbah di atas itu kuran fair. Kesannya kawan Mbah
itu orang yang jahat. Padahal dari apa yang ditulisnya
di is-lam@ dan lingkungan@ kesan itu sama sekali tak
tampak.
Atau mungkin Mbah tahu sesuatu yang peserta milist ini
tidak tahu?
+++Poirot
________________________________________________________________________
Get Your Private, Free E-mail from MSN Hotmail at http://www.hotmail.com
->Kirim bunga ke-14 kota di Indonesia, http://www.indokado.com
Untuk bergabung atau keluar dari Milis, silakan LAKUKAN SENDIRI
Bergabung: [EMAIL PROTECTED]
Keluar: [EMAIL PROTECTED]
Sambut MASA DEPAN BARU Indonesia!